Refleksi:Berarti hampir setiap menit bisa berjumpa penderita gangguan jiwa. Celaka buuuusar, kalau petugas negara minta ongkos pelicinan urusan atau korupsi, karena mengalami gangguan jiwa. Lebih celaka lagi yang bergangguan jiwa menyatakan diri sebagai penyambung lidah Allah dan pemonopoli ticket istimewa super lux serta kunci emas bermata berlian ke surga.
---- 12 Persen Penduduk Alami Gangguan Jiwa Jum'at, 18 Mei 2007 | 13:30 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengurus Kelompok Kerja Advokasi Kesehatan Jiwa Universitas Indonesia, Albert Maramis, mengatakan 12 persen dari total penduduk Indonesia mengalami ganguan jiwa. Sebagian besar dari penderita ganguan jiwa tersebut mengalami bentuk kekerasan fisik. "Ada yang dipukul, diikat atau dipasung," katanya saat dihubungi Tempo kemarin. Dari sekitar 12 persen itu, 6-7 persennya disebabkan karena depresi. Sedangkan penderita yang tergolong psikosis (gangguan jiwa berat) tidak sampai 1 persen. Penanganan medis untuk penderita gangguan jiwa, menurut Albert, masih belum optimal. Saat ini, ada 34 rumah sakit jiwa di seluruh Indonesia. Dibandingkan dengan total penderita gangguan jiwa, jumlah rumah sakit tersebut jelas tidak sebanding. Selain itu, tidak semua rumah sakit jiwa memberikan pelayanan yang baik. "Namun harus diingat, tidak semua penderita gangguan jiwa harus dirawat," katanya. Dwi Riyanto Agustiar
