Refleksi: Dikatakan 75% penduduk  mendukung penerapan syarat Islam di 
Indonesia, maka tentunya Ba'asyir akan menjadi presiden RI.


http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=286583

Kamis, 24 Mei 2007,



MMI Perjuangkan Ba'asyir Jadi RI 1


Langkah Awal Usul Calon Independen 
JAKARTA - Massa pendukung Ustad Abu Bakar Ba'asyir mulai berpikir untuk 
memperjuangkan pemimpinnya masuk istana. Kelompok yang tergabung dalam Majelis 
Mujahidin Indonesia (MMI) itu akan memperjuangkan Ba'syir ikut pada pemilihan 
presiden 2009.

Sikap MMI itu terungkap pada diskusi publik Islam dalam Bingkai NKRI Antara 
Minoritas dan Mayoritas Pemikiran yang diselenggarakan Ikatan Keluarga 
Mahasiswa Islam Univ Mpu Tantular kemarin. "Harus ada calon independen yang 
betul-betul mau menegakkan syariat Islam. MMI sudah memikirkan untuk mengajukan 
calon independen, yaitu Ustad Abu Bakar Ba'asyir menjadi pemimpin 2009," ujar 
Ketua Departemen Data dan Informasi MMI, Fauzan Al Anshari, yang menjadi salah 
seorang pembicara dalam diskusi tersebut. 

Dia menyadari bahwa sistem pemilu saat ini tidak mengizinkan seorang calon 
presiden memasuki bursa pencalonan tanpa melalui partai politik. Ba'asyir tidak 
sepaham dengan demokrasi yang dianut Indonesia. "Karena itu, dalam pembahasan 
RUU Politik nanti, perlu dibuka peluang untuk calon independen," lanjutnya.

Menurut Fauzan, 193 juta penduduk Indonesia adalah muslim. Namun, ajaran Islam 
yang berkembang di Indonesia sudah tidak sesuai dengan ajaran Alquran dan 
hadis. Hal itu disebabkan adanya pencederaan oleh penguasa terhadap penerapan 
syariat Islam. "Sebanyak 75 persen pemeluk Islam di Indonesia mendukung 
penerapan syariat Islam sehingga kami yakin semua akan mendukung pencalonan 
Ustad Ba'asyir)," ujarnya. 

Fauzan berpendapat, penguasa masa datang di negeri ini harus mampu menjaga 
kemurnian Islam. "Jika Ustad Ba'asyir menjadi RI-1, yang pertama kali dilakukan 
adalah menegakkan syariat Islam di Indonesia," tegasnya. (cak)

Kirim email ke