Ini artikel bagus, hanya satu lagi yg ingin saya tambahi, kemiskinan adalah
akibat kemalasan!!
memang lebih mudah menyalahkan orag lain (pemerintah atau siapa saja) utk
masalah yg kita hadapi, saya pikir kalau kita sudah menyadari hidup dalam
negara yg korup dan pemerintah yg "cuek buneng" alias gak perduli masa depan
rakyatnya, sebaiknya kita pun harus berbalik pikirian, cari strategy baru yg
sesuai dengan kemampuan kita, tanpa pendidikan yg layak, tanpa modal, tanpa
ambisi ?, bisa mampuslah kita !
Tuhan tak pernah mengajarkan kita utk malas, lihat saja seisi alam setiap
hari melakukan tugasnya, setiap hari matahari sesuai tugasnya menyinari bumi
kita, setiap tanaman setiap hari tumbuh dan berkembang, air sungai yg tak
berhenti mengalir, otak kita yg setiap hari terus berfikir atau menghayal,
perut kita yg setiap hari keroncongan, THINK ! dijaman purba nenek2 moyang kita
bisa bertahan hidup hanya dengan bercocok tanam, kenapa tidak sekarang ? ketika
semuanya serba possible ?
Masalah yg terbesar yg saya lihat di tanah air adalah kemalasan, orang2
begitu malas utk merubah nasibnya, apalagi mencangkul menanam ubi jalar !
salam
omie
Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
21/05/07 17:53
Seri Hati Nurani -- KEMISKINAN DAN HATI NURANI Oleh Haris Suhyar*)
Masalah kemiskinan di Indonesia kini sangat mendesak untuk segera
ditanggulangi. Kemiskinan ada di mana-mana, di seluruh penjuru negeri, bahkan
di dalam diri kita sendiri. Kemiskinan telah terjadi di seluruh lini kehidupan
bangsa. Siapa yang salah? Apa penyebabnya? Siapa yang bertanggung jawab?
Kita tidak perlu berbicara tentang siapa yang salah, siapa penyebabnya, atau
siapa yang bertanggung jawab. Mari kita membahas dari mana kita akan memulai
menanggulanginya? Memperbaiki kesalahan yang telah terjadi? Apa yang dapat
dilakukan untuk mengatasinya?
Kemiskinan bukan disebabkan tidak adanya keterampilan atau keahlian yang cukup.
Kemiskinan bukan masalah tidak adanya pekerjaan tetap, kemiskinan bukan karena
tingginya biaya hidup, kemiskinan bukan masalah kebijakan yang tidak berpihak
kepada si miskin. Kemiskinan merupakan sebuah masalah pada sikap mental dan
pola pikir seseorang. Kemiskinan dapat dikatakan sebagai masalah tentang moral
yang rusak.
Kerusakan moral disebabkan oleh tertutupnya hati nurani seseorang, yang
mengakibatkan setiap perbuatannya selalu memberikan dampak yang menghancurkan
merugikan diri dan lingkungannya. Hati nurani yang tertutup mengakibatkan
seseorang hidup di alam penderitaan tanpa akhir sehingga ia tidak lagi
mempunyai harapan terhadap masa depannya. Pada akhirnya akan menyebabkan yang
bersangkutan mempunyai pola pikir bahwa nasibnya adalah miskin.
Dampak lain yang ditimbulkan dari tertutupnya hati nurani manusia adalah adanya
golongan masyarakat yang tidak memiliki perasaan dan tidak menghargai orang
lain serta alam di sekitarnya. Mereka menjadi sewenang-wenang dan mau menangnya
sendiri. Dalam kondisi yang semacam ini, mereka hanya memikirkan keuntungan dan
kesenangannya sendiri tanpa memperdulikan kebutuhan dan kepentingan orang lain.
Hal ini menyebabkan adanya golongan masyarakat yang tertindas dalam kekurangan
atau kemiskinan.
Hati nurani yang tertutup juga menyebabkan tertutupnya kekuatan daya hidup yang
ada di dalam diri sehingga manusia yang bersangkutan akan kehilangan energi
yang diperlukan untuk bergerak. Ia akan menjadi seorang pemalas yang hanya
dapat meratapi nasib karena tidak menyadari bahwa sesungguhnya kemiskinan yang
dialaminya adalah akibat dari kotoran (dosa) yang timbul karena perbuatannya
sendiri.
Dari uraian di atas dapat dilihat bahwa untuk mengatasi kemiskinan, harus
dimulai dari membersihkan berbagai kotoran (dosa) yang menutup kesucian hati
nurani.
*)Penulis adalah pencetus Gerakan Revolusi Hati Nurani, sekaligus pendiri
Yayasan Sirnagalih yang aktif membina peningkatan kualitas diri manusia
Copyright © 2007 ANTARA
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel
today!http://us.rd.yahoo.com/evt=48517/*http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7
hot CTA = Join our Network Research Panel