ICH TRINKE NICHT MEHR

Menjadi kebiasaan di negeri peminum bir terbesar, Jerman, terutama para 
prianya, untuk mampir ke rumah minum usai jam kerja sebelum pulang ke rumah.

Biasanya setiap kelompok setiap hari menempati meja yang sama di rumah minum 
yang sama. Meja ini disebut Stamtisch.

Tersebutlah Herr Gerd Nagel dan Herr Peter Groeber, selanjutnya kita sebut Gerd 
dan Peter, sebagi pasangan minum yang setia. Begitu akrabnya mereka hingga 
layaknya bersaudara. Bahkan selama bertahun-tahun selalu minum berdua saja, di 
meja yang sama di rumah minum yang sama. Namun begitu, setiap hari kongkow, 
mereka hanya minum masing-masing satu gelas besar bir saja.

Suatu hari Gerd masuk ke rumah minum langganannya hanya sendiri saja. Herr 
Moeler, bar tender yang sudah sangat mengenalnya dan selalu melayaninya 
terheran-heran dan bertanya : "Guten Abend Herr Nagel. Kommen Sie nur alein. Wo 
ist Herr Groeber?" 
Selamat sore tuan Nagel Anda hanya datang sendiri. Mana tuan Groeber.
  
Gerd yang nampak murung menjawab: "Abend. Ya ich bin alein. Er ist tot gestern. 
Aber geben Sie mich zwei Bier bitte". Sore.Ya saya sendiri saja. Dia  telah 
meninggal kemarin. Tapi tolong beri saya dua gelas bir. 

Herr Moeler lebih heran lagi. Mengapa datang sendiri  tetapi pesan dua gelas. 
Biasanya masing-masing hanya minum satu gelas. Kemudian dia bertanya lagi: " 
Warum moechten Sie zwei bier?" Kenapa Anda memesan dua gelas.
"Ein fuer mich und ein fuer Peter" Jawab Gerd. Satu untuk saya dan satu untuk 
Peter. 
Setelah disajikan dua gelas, Gerd meminum keduanya. "Ach so" Herr Moeler mulai 
memahami penjelasan  Gerd bahwa gelas kedua dimaksudkan untuk mewakili sahabat 
karibnya yang baru saja meninggal. Sebegitulah dalamnya persahabatan Gerd dan 
Peter.

Kebiasan Gerd memesan dua gelas bir dan meminum keduanya berlangsung terus 
beberapa tahun. Hingga pada suatu hari dia hanya memesan satu gelas bir saja.
" Ein Bier bitte" serunya pada Herr Moeler.
Tolong satu gelas bir.
Sambil menyajikan pesanan Gerd dengan mimik keheranan, Herr Moeler bertanya : 
"Nur ein. Trinken Sie nicht fuer Herr Groeber?"
Hanya satu. Tidakkah Anda minum untuk tuan Groeber
"Nein, ich trinke nicht mehr. Das ist fuer Peter der ich vertrete"
Tidak, saya sudah berhenti minum. Yang saya minum ini hanya untuk mewakili 
Peter saja. Jawab Gerd sambil menenggak ludes segelas bir itu. 

Kirim email ke