Semula memang tayangan ludruk pakde, pemain nya memang badut2 yg enggak lucu,
lalu Amien yg paling berani berteriak di tengah2 penonton " hey, bubarkan saja
lenong kalian yg memuak kan, atau gue buka kartu sekalian " semua penonton
jelas kaget terutama pemain2 ludruk ini, kalau Amien buka kartu jelas permainan
tidak akan bisa berlanjut, jabatan bisa ambrol apalagi lahan basah korupsi yg
menggiurkan pun bisa lenyap tak kembali.
Lalu banyak yg komentar " ah Amien pahlawan kesiangan, mau cari sensasi
apalagi dia?"
Siapapun Amien dan who knows lah apa tujuan politiknya, tapi itulah yg
diperlukan Indonesia, seorang Amien yg mau bicara jujur walau harus
menelanjangi dirinya sendiri bahkan meletak kan nyawanya sebagai resiko
menentang keculasan pemerintah dan KKN di tubuh pemerintahan yg semakin sulit
ditangani.
Saya yg tinggal di luar negri ( USA) gak begitu faham ttg dana nonbudgeter,
itu anggaran apa sih? apakah anggaran itu dikoleksi secara syah ? dan apakah
itu utk kepentingan rakyat ? atau pemerintah saja? membingungkan buat orang
awam kayak saya soalnya buanyak sekali terminology dana itu, ada dana sosial,
ada dana yayasan, dana ini itu...
Anyway, Amien kelihatan nya memang sudah siap tempur dimedan hukum,
pelurunya sudah penuh digelar diatas meja, dengan dakwaan nya yg kuat saya rasa
Amien tidak perlu dijubahi oleh pakaian kebal hukum, kebenaran akan terkuak
dipengadilan, kecuali kalau pengadilan nya sudah keburu di sogok oleh pihak
SBY, (oh boy, you know how that is), sikap "menangkis dosa" di pemerintah yg
paling populer adalah " well, kalau terbukti toh uangnya bisa dikembalikan,
atau jangan khawatir kalau terbukti nanti uang nya saya ganti " familiar with
that crap ?
yeah, saya catut kalimat itu dari seorang penulis lain karena saya suka
sekali kebenaran nya.
Saya tidak bisa berkata Amien seperti pahlawan kesiangan, dia sudah lama
mencoba mendobrak kebiasaan2 buruk pemerintah sejak era Suharto, inilah sosok
seseorang yg sudah begitu mendarah dagingi apa arti demokrasi yg sesungguhnya
karena pengalaman hidupnya yg sarat dengan ilmu2 yg diberikan oleh America,
saya mungkin akan lebih condong berkomentar berani karena benar dan takut
karena salah.
Siapa yg berani dan siapa yg takut dalam permainan politik ini kita bisa
tonton dengan gratis nanti.
salam
omie
Tejo Sulaksono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Welleh welleh, ini bukan ketoprak atau ludruk lagi. Permasalahannya
semangkin serius lo!
Selama ini ada pihak yang bisanya cuman memakai Tebar pesona, kerjanya gak
ada, hasilnya zero bin nol. Lha sekarang sikon semangkin gawat, ada isu dan
menuduh yang paling berkuasa dan secondmannya waktu pemilihan dapat dana DKP
dan made in Mancanegara. Amien memang tepat diamini, karena berani. Ibarat main
kartu, beliau sudah memasang semua aset yang dipunyai. La bagaimana lawan-lawan
mainnya nya???
Karena gak tahu samasekali alias buta tentang pengaturan negara berlandasan
supremasi hukum, akibat ajaran disegala akademi kondang disini apalagi di
negara paling super dan ditebarkan paling demokratis juga, ya bisanya hanya
main diluar hukum kan? Jadi cuman
mau "menerangkan". Tapi apa sih yang mau diklarifikasi?
Kita sama belajar demokrasi dan katanya hukum musti yang memimpin. Jadi
caranya kalau sudah sama-sama basah, maksudnya bukan "basah" kecemplung tempat
yang banyak duitnya tapi sudah masuk langsung di "perang terbuka itu, ya
satu-satunya jalan cuman
gugatan kepengadilan. Adu bukti, adu mana yang adpokatnya lebih pinter, gutu
kan?
Yang berani buka-bukaan rada kasian juga karena sebagai warga biasa harus
keluarkan semua biaya pengadilan dari koceknya. kecuali kalau partainya, atau
para sohib mau membantu. Yang kebakaran jenggot sih enak baget, lah bisa bilang
kan yang "dihina" itu "jabatan"nya. Jadi jabatan alias negara yang bisa menebar
uang sak gudang buat
nyewa adpokat-adpokat yang paling mahal, paling pragmatik. Bisa pinjam yang
sudah jelas
kehabatannya dalam mengulur-ulur pengadilan bekas Big Bos. Pokoknya serba
diatas angin kan?
Kita tunggu saja tanggal mainnya pengadilan itu. Atau ada yang mau mulai
menyanyi merdu sambil main guitar buat meyakinkan masarakat bahwa dirinya
begitu tanpa dosa?
Pak Sumar, ini bukan cuman menarik buat dibaca tapi juga buat dipikirkan dan
bisa juga
sharing pendapat, nggih?
TSL
Sumar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Halo,teman-teman,yth.,
berita ini mungkin menarik untuk dibaca.
salam,
sumar.
-------------------------------------------------------
Amien: Presiden Menuntut, Saya Tak Akan Lari
Gatra.com - Amien Rais menegaskan, dirinya tidak akan bersembunyi jika
Presiden Yudhoyono akan menuntutnya secara hukum terkait aliran dana
non-bujeter Departemen Kelautan dan Perikanan.
Baca berita selengkapnya di http://www.gatra.com/artikel.php?id=104889
-------------------------------------------------------
dikirimkan oleh Sumar <[EMAIL PROTECTED]>
dengan menggunakan fasilitas pengiriman email Gatra.com
---------------------------------
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it
now.
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel
today!http://us.rd.yahoo.com/evt=48517/*http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7
hot CTA = Join our Network Research Panel