LDNU Lawan Gerakan Anti   Maulidan 
Senin, 28 Mei   2007 13:24
  
  Jakarta, NU Online
Pimpinan   Pusat (PP) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) akan 
menyelenggarakan   peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 31 Mei mendatang di 
Hall A Pekan Raya   Jakarta, Kemayoran, Jakarta.
    Ketua Umum PP LDNU KH Nuril Huda mengatakan, acara yang   merupakan hasil 
kerja sama dengan Jami’yah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah   an-Nahdliyyah itu 
juga digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap gerakan yang   anti terhadap 
peringatan kelahiran Rasulullah Muhammad atau biasa disebut   Maulidan itu.
    Ia menambahkan, gerakan dan kelompok Islam garis keras   yang kerap 
menganggap bid’ah (mengada-ada dalam beribadah) tradisi   Maulidan itu mulai 
marak setelah reformasi.
    “Dengan melaksanakan Maulid Nabi, kita berharap bisa   mendapatkan limpahan 
berkah dan syafaat supaya dapat melestarikan Sunnahnya,   meningkatkan amal 
ibadah dan demi menjaga akidah Ahlusunnah Wal Jamaah   sebagaimana diwariskan 
oleh ulama salafush-sholihin,” terang Kiai Nuril—begitu   panggilan 
akrabnya—kepada NU Online, di Jakarta, Senin   (27/5).
    Kiai asal Lamongan ini menuturkan, diperkirakan sekitar 7   ribu orang akan 
hadir dalam acara tersebut. Sebanyak 5 ribu orang merupakan   jamaah dari 
berbagai majelis taklim yang dikelola LDNU di sekitar Jakarta. “Kita   sudah 
siapkan 100 bis untuk menjemput mereka di berbagai titik yang dekat dengan   
lokasi majelis taklim mereka,” imbuhnya.
    Dua ribu orang lainnya diharapkan hadir dari   nadhliyyin yang membawa 
kendaraan sendiri, termasuk para pengurus NU   dan pejabat pemerintah yang 
turut diundang untuk mendoakan keselamatan   bangsa.
    Kiai Nuril menjelaskan rencananya, Presiden Susilo Bambang   Yudhoyono akan 
memberikan amanat. Sedangkan acara istighotsah akan dipimpin oleh   Habib M 
Lutfi Ali bin Yahya dan ceramah oleh Ketua Pengurus Besar NU Dr KH Said   Aqil 
Siroj.
    “Kiai Hasyim Muzadi sudah menyatakan kesediannya untuk   hadir memberikan 
sambutan. Beliau menunda acaranya ke Australia untuk menghadiri   Maulidan 
ini,” imbuh Kiai Nuril.
    Sebelum acara dimulai, akan diberikan santunan kepada 600   anak yatim 
piatu. Selanjutnya dibacakan sholawat simthud duror dan   pentas Kiai Kanjeng 
bersama Emha Ainun Najib. (mkf)
  
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke