30/05/2007 09:06 WIB 

Jadi Pendamping Fauzi, Mayjen Priyanto Diminta Mundur dari TNI

Chazizah Gusnita - detikcom

 

Jakarta - Koalisi Jakarta telah memilih Asisten Teritorial KSAD Mayjen TNI
Priyanto sebagai pendamping Fauzi Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta. Namun
keaktifan Priyanto di militer masih dipersoalkan.

 

"Pasti ada desakan nanti dari masyarakat. Ini yang dari dulu PDIP
pertimbangkan kalau calon dari militer aktif," ujar Kepala Balitbang PDIP
Budi Ari Setiadi kepada detikcom, Rabu (30/5/2007).

 

Budi pun meminta Priyanto bisa bersikap arif untuk menyikapi situasi
demokrasi di Indonesia. Priyanto diharapkan bisa mengundurkan diri dari TNI.

 

"Saya berharap kandidat bisa mengerti. Sebaiknya beliau menjadi warga negara
biasa. Pasti ada desakan nanti dari masyarakat," ujar Budi.

 

Priyanto dipilih karena dianggap mampu diterima oleh kekuatan politik, mampu
bekerjasama dengan cagub, berpengalaman dalam bidang teritorial, dan mampu
mengemban tugas dalam menata DKI Jakarta. (ziz/sss)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/30/tim
e/090616/idnews/786922/idkanal/10

 

 

30/05/2007 08:50 WIB 

Mayjen TNI Priyanto Dampingi Fauzi Bowo

Chazizah Gusnita - detikcom

 

Jakarta - 4 Partai besar dalam Koalisi Jakarta, yakni PDIP, Partai Golkar,
Partai Demokrat, dan PPP, telah mencapai kata sepakat. Pendamping Fauzi Bowo
dalam Pilkada DKI Jakarta adalah Asisten Teritorial KSAD Mayjen TNI
Priyanto.

 

Kepala Balitbang PDIP Budi Ari Setiadi membenarkan kabar tersebut. "Ya
benar, Pak Priyanto," katanya kepada detikcom, Rabu (30/5/2007).

 

Selain Priyanto, ada mantan Pangdam Bukit Barisan yang masih aktif di
lingkungan TNI Mayjen TNI Tri Tamtomo Panggabean. Namun pilihan jatuh pada
Priyanto.

 

Dituturkan Budi, pemilihan calon dari militer aktif itu atas dasar beberapa
kriteria yang telah memenuhi syarat sebagai cawagub DKI.

 

Priyanto dianggap mampu diterima oleh kekuatan politik, mampu bekerjasama
dengan cagub, berpengalaman dalam bidang teritorial, dan mampu mengemban
tugas dalam menata DKI Jakarta.

 

"Ini merupakan pilihan terbaik dari berbagai kemungkinan. Aktif atau tidak,
itu soal teknis," ujarnya.

 

Cawagub, lanjut dia, merupakan jembatan dari berbagai kepentingan. Antara
kepentingan masyarakat dan koalisi berdasarkan demokrasi. "Figur-figur lain
juga juga baik. PDIP juga menghormati nama-nama figur lain sebelumnya,"
katanya. (ziz/sss)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/30/tim
e/085021/idnews/786906/idkanal/10

 

 

30/05/2007 06:06 WIB 

Pendamping Fauzi Bowo, Antara Mayjen Priyanto dan Tri Tamtomo

Ramdhan Muhaimin - detikcom

 

Jakarta - Pendamping cagub DKI Fauzi Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta
rencananya akan diumumkan Rabu 30 Mei 2007. Teka-teki siapa pendamping
Fauzi, mulai terkuak.

 

Sumber detikcom di Koalisi Jakarta menyebutkan, figur yang bakal mendampingi
Fauzi dalam Pilkada DKI mendatang dipastikan dari kalangan militer aktif.

 

"Dari hasil pertemuan intensif sejak sore tadi, sudah dicapai kesepakatan
diantara parpol untuk mengusung sosok militer aktif sebagai pendamping
Fauzi," ujar sumber tersebut saat dihubungi detikcom, Selasa (29/5/2007)
malam.

 

Bahkan dia mengatakan, pertemuan yang berlangsung sejak Selasa sore di suatu
tempat di kawasan Jakarta Pusat itu telah berhasil memutuskan satu nama yang
bakal mendampingi Fauzi dalam Pilkada DKI. Namun sumber yang minta namanya
dirahasiakan itu enggan menyebutkan figur yang dimaksud.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, ada dua nama yang salah
satunya dipastikan bakal menjadi pendamping Fauzi. Mereka adalah Asisten
Teritorial KSAD Mayjen Priyanto dan mantan Pangdam Bukit Barisan yang masih
aktif di lingkungan TNI Mayjen Tri Tamtomo Panggabean.

 

Sumber tersebut menuturkan, sejumlah petinggi Mabes TNI dari Cilangkap
sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Fauzi. Pertemuan itu, kata dia,
untuk finalisasi kepastian dukungan terhadap pencalonan figur tersebut
menjadi pendamping Fauzi.

 

Mengenai sejumlah nama purnawirawan yang sebelumnya disebut-sebut menjadi
kandidat kuat cawagub DKI, dia mengatakan, telah terjadi perubahan sikap
politik di tubuh parpol Koalisi Jakarta.

 

"Tidak ada titik temu mengenai nama-nama yang selama ini diributkan di media
di antara parpol. Karena itu dimajukan militer aktif, dan semua sepakat,"
kata dia.

 

Deklarasi pasangan cagub dan cawagub DKI dari Koalisi Jakarta tersebut akan
diumumkan pada Rabu 30 Mei pukul 19.00 WIB. "Kami akan umumkan Rabu malam,
tapi tempatnya belum dipastikan," pungkasnya. (rmd/nvt)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/30/tim
e/060627/idnews/786827/idkanal/10

 

 

29/05/2007 12:15 WIB 

Fauzi Bowo Rapat Satu Kali Lagi Sebelum Umumkan Pendamping

Ken Yunita - detikcom

 

Jakarta - Pendamping Fauzi Bowo alias Foke dalam Pilkada DKI Jakarta akan
diumumkan 30 Mei 2007. Namun rupanya dibutuhkan rapat satu kali lagi sebelum
menyampaikan siapakah gerangan orangnya.

 

"Saya harus rapat satu kali lagi," kata Foke usai mendampingi Wapres Jusuf
Kalla membuka Indonesia Investor Forum di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa
(29/5/2007). Berikut petikan wawancaranya:

 

Pengumuman jadi Rabu besok?

Insya Allah jadi.

 

Katanya pendampingnya dari TNI?

Ya kita cari yang terbaik saja.

 

Yang terbaik itu TNI yah?

Bisa. Iya bisa TNI. Tapi saya harus rapat satu kali lagi. Besok pagi akan
undang seluruh wartawan.

 

Nama yang santer terdengar menjadi pendamping Foke dalam pertarungan pada 8
Agustus mendatang adalah yakni Slamet Kirbiantoro dan Djasri Marin. Namun
Foke tetap mengunci rapat-rapat indentitas orang yang akan menjadi
pendampingnya. (Ari/sss)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/05/tgl/29/tim
e/121557/idnews/786544/idkanal/10

 

 

 

Kirim email ke