Usai dicuci otak selama 32 tahun dengan P4 memang awalnya lambat bangsa sadar
lagi tentang makna Pancasila. Mega dan siapa saja yang beritikad baik hendaknya
mulai lagi dengan nation and character building yang dimulai Presiden
Soekarno namun dimatikan oleh Suharto
Megawati Nilai, Masyarakat Mulai Lupakan Makna Pancasila
Ende, 1 Juni 2007 16:30
Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputeri menilai, sebagian masyarakat
Indonesia mulai melupakan makna Pancasila, sehingga dalam perpolitikan terlihat
adanya keresahan.
"Sepertinya tidak punya satu tujuan atau arah tujuan, sehingga kita pun tidak
tahu kemana sebenarnya kita memproklamasikan kemerdekaan Indonesia," kata
Megawati kepada wartawan, di Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), Jumat.
Puteri Proklamator Kemerdekaan RI ini mengaku, kehadirannya di Kabupaten Ende
itu dimaksudkan untuk menghidupkan kembali cita-cita reformasi yang
dikumandangkan Bung Karno.
Hari ini, Megawati memimpin upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di
lapangen Perse Ende yang dihadiri ribuan massa termasukpengurus dan simpatisan
Partai Indonesia Perjuangan (PDIP).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP itu sangat setuju jika Hari
Kesaktian Pancasila, 1 Juni dijadikan sebagai hari libur nasional, namun
hendaknya raykat yang mengajukan hal itu kepada pemerintah.
"Harusnya demikian (jadikan 1 Juni hari ibur nasionla), kita perlu terus
mempelajari sejarah karena tentunya ada kekuatan dan kelemahannya. Mengapa kita
tidak seperti bangsa lain yang menghargai sejarah, bahkan mempelajari semua
sejarah," ujarnya.
Menurutnya, untuk membangun bangsa maka hikmah dari kekuatan sejarah itu yang
diambil, bukan kelemahan sejarah.
Megawati menilai suasana perpolitikan di Indonesia saat ini terkesan `kering`
atau tanpa arah yg jelas.
"Menurut saya pemimpin bangsa bicara tanpa arah sementara rakyat membutuhkan
penjelasan yang benar. Rakyat ingin pemimpin berkata yang benar," ujar
Megawati. [TMA, Ant]
---------------------------------
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Tryit now.