SEANDAINYA SAYA TUHAN, AKAN SAYA KUTUK BAGI SIAPA SAJA YANG MENGHANCURKAN GEDUNG TUA DIMANA KITA BISA BELAJAR KEARIFAN DARI MASA LALU, DEMI MASA KINI DAN YANG AKAN DATANG.
HAYOOO..... SIAPA YANG BERANI MELAWAN "DOEIT" ??? RAJA DI RAJA DALAM HIDUP INI !!! SEBAGAI MANUSIA, TERLALU HINA JIKA SEMUANYA DINILAI DENGAN DOEIT...!!! LAWAN .... ATAU HANCUR LAH NEGERI INI!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ASEP KAMBALI KOMUNITAS HISTORIA NB: SAYA YAKIN BETUL... SEGENAP PENGURUS DAN WARGA KOMUNITAS HISTORIA, JUGA WARGA DI MILLIST LAIN MENDUKUNG UPAYA DAN NIAT BAIK KITA INI. DUKUNG LAH TERUS, WALAU NANTINYA JUGA TETAP HANCUR :"( SEPERTI PADA BEBERAPA GEDUNG TUA LAIN. MINIMAL, KITA ADA PERJUANGAN... -----Original Message----- From: "Ahmad Djuhara" <[EMAIL PROTECTED] net.id> Date: Wed, 6 Jun 2007 00:07:42 Subject: PETISI MENOLAK PEMBONGKARAN PASAR JOHAR SEMARANG - pembaruan data pendukung petisi 1 Pembaruan data pendukung petisi: PETISI MENOLAK PEMBONGKARAN PASAR JOHAR SEMARANG Dengan adanya rencana pembongkaran Pasar Johar Semarang karya Thomas Karsten dengan alasan kepentingan ekonomi dan pembangunan kota tanpa pertimbangan yang memadai, dengan ini kami menyampaikan petisi ini. Sejarah Arsitektur Indonesia telah diperkaya dengan karya-karya para arsitek penting yang menandai tonggak jamannya. Thomas Karsten adalah satu dari para arsitek yang membangun Indonesia dengan kecintaan pada negeri ini. Inisiatif dan kreatifitasnya menyumbangkan pemikiran penting membangun arsitektur bermartabat di Indonesia. Arsitektur yang didesainnya menjadi inspirasi penting dan tak ada habisnya bagi pencarian Arsitektur Indonesia sejati untuk generasi berikut, selamanya. Ruang dalam arsitektur tak pernah tergantikan dengan yang lain. Sebagai penanda Sejarah Arsitektur Indonesia, Pasar Johar Semarang harus tetap dipertahankan keberadaannya dengan revitalisasi posisi dan fungsinya di tengah reduksi arsitektur menjadi barang dagangan semata. Bangsa ini tidak boleh kehilangan kesempatan merasakan ruang mulia yang menjiwai bangunan ini. Kami, FORUM ARSITEK MUDA INDONESIA yang bertandatangan di bawah ini, mengajak seluruh calon arsitek, arsitek, dan semua orang untuk menolak pembongkaran Pasar Johar Semarang dan menyerukan semua pihak (pihak berwenang bersama para pemangku kepentingan kota dan arsitektur) agar dapat menemukan cara terbaik menyelamatkan bangunan bersejarah ini dengan cara-cara seksama dan seharusnya sesuai dengan kaidah-kaidah baku arsitektur dan profesi arsitek yang cerdas dan bermartabat. Pendukung pernyataan ini: (Silahkan menambahkan nama dan alamat Anda di bawah ini, dan menyebarkan ke siapa saja) Forum Arsitek Muda Indonesia 1. Ahmad Djuhara, IAI - Arsitek, Ketua IAI Jakarta 2. Ario Danar - Arsitek lahir di Semarang 3. Octovianus Hendra Pratama - Mahasiswa Arsitektur UKDW Yogyakarta 4. Wisnu Hendropitoyo - Arsitek / Alumni Unika Soegijapranata - Semarang 5. Alfin Salfira - Arsitek 6. Wendy Juniana Djuhara, IAI - Arsitek, Ketua Bidang SINFAR IAI Jakarta 7. Andhi Priatmoko 8. K Erie Sudewo - Praktisi arsitektur 9. Mira Krisyanti, IAI - Arsitek 10. Realrich Sjarief, IAI - Arsitek 11. Angling Rasnindityo - PDWarchitects - orang Semarang 12. Ario Danar - Arsitek lahir di Semarang 13. Arya Abieta, IAI - Arsitek, Anggota Dewan Kehormatan Daerah IAI Jakarta 14. Bambang Barata, IAI - Wakil Ketua IAI Nasional 15. Daniel Mirmanoe CS - Arsitek, Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) - Surabaya 16. Wisnu Haryono - Arsitek Principal OXIDE Design Jakarta 17. David Hutama - Dosen Arsitektur Universitas Pelita Harapan Jakarta 18. Didiet Hardiyoso - Arsitek 19. Ferry Gazali - Arsitek 20. Freddy MR Nainggolan 21. Han Awal, IAI - Arsitek, Anggota Dewan Kehormatan Daerah IAI Jakarta 22. Joost Soenardjo - Arsitek 23. Marwan Ali 24. M.Danisworo - Arsitek 25. Suci Mayang Sari 26. Nasrul Amin - calon Arsitek 27. Novie Rurianingsih 28. Octovianus Hendra Pratama - Mahasiswa Arsitektur UKDW Yogyakarta 29. Resza Riskiyanto - alumni UNDIP 2002 30. Rudy Farid 31. Rully Heriawan - Principal Architect PT GRA, Jakarta 32. Silvia Meliana, Architect & Interior Designer - Jakarta, member of Semarang Heritage 33. Sonny Sutanto - Arsitek 34. Michael Sumarijanto, IAI - Ketua Dewan Kehormatan IAI 35. Suwarmo Soepeno, IAI - Ketua Pokja RUU Arsitek 36. Gregorius Supie Yolodi - Arsitek, Ketua Bidang Keprofesian IAI Jakarta 37. Yudha Sugarda - Arsitek 38. Advendi Sukrisno Adi 39. Ariko Andikabina - Ketua Badan Pengabdian Profesi IAI DKI Jakarta 40. Andre Kusprianto - Arsitek 41. Asep Kambali - Sejarawan / Pendiri dan Ketua Komunitas Historia 42. Rinie - Komunitas Historia 43. Lampiran: To: [EMAIL PROTECTED] s.com <mailto:forumami@ yahoogroups. com> Sent: Tuesday, June 05, 2007 12:57 AM Subject: [forum AMi] SOS : GAGALKAN RENCANA PEMBONGKARAN PASAR JOHAR SEMARANG GAGALKAN RENCANA PEMBONGKARAN JOHAR Menyimak gunjang ganjing Pasar JOHAR ikon Semarang karya Thomas Karsten akan segera dirobohkan oleh Walikota Semarang Sukawi Sutarip dengan segala cara. Dengan alasan / dalih terkena ROB, dgn Akan dinaikkan lantainya yang mengarah ke arah membongkar / men-demolished bangunan lama (asli) dan diganti dengan menduplikatnya (membangun serape dengan Salina??). Pasar JOHAR yang bersejarah memang butuh sebuah perhatian dan pengembangan yang baik tapi sebuah ide untuk mengembangkan Pasar yang akan dijadikan pasar tradisional yang lebih modern dengan membongkarnya adalah sebuah ide dan keputusan yang NAIF. Rencana pembongkaran Pasar Johar Semarang oleh Walikota Semarang Sukawi Sutarip juga mengesampingkan masukan/ nasehat pelestarian dari Prof. Eko Budihardjo selaku Ketua DP2K serta beberapa masukan pakar dan budayawan setempat (Semarang) maupun pedagang di Pasar Johar. Kalau sudah begini, pertanyaannya (?) adalah "sesungguhnya apa yang ada di benak seorang walikota Semarang tersebut tanpa mau mendengar pihak lain yang sangat ‘concern’ terhadap pelestarian cagar budaya (Pasar Johar) maupun masukan warganya, dengankata lain (maaf) sang walikota keblinger bersikukuh merencanakan pembongkaran Pasar Johar" Sebelum rencana pembongkaran pasar Johar itu terjadi (dan kita hanya menjadi pelihat TRAGEDI dari PEMBONGKARAN pelestarian karya arsitektur tersebut); perlu kesatuan : SELAMATKAN JOHAR dan GAGALKAN rencana pembongkaran tersebut. Tentunya hal ini bukan menjadi beban dan perjuangan arsitek lokal (Bu Widya (yang nggak lelah menentang terus rencana ini), Pak Eko, Pak Totok Roesmanto, dkk.) /pemerhati/ budayawan/ orang Semarang saja. Lewat milis ini tentunya menjadi bagian tanggung jawab moral kita bersama semua selaku arsitek / pelaku arsitektur yang terus belajar menghargai pelestarian karya arsitektur bersejarah. Satu kata : GAGALKAN rencana pembongkaran JOHAR. Pun dengan sepenuh cara dan daya! note/ info: LKBN ANTARA / BIRO FOTO ANTARA berupaya / berperan untuk segera menyiarkan/ mengangkat pasar Johar ini lewat berita foto/ News yang dapat di up-date menjadi berita utama oleh media media nasional. (berikut kutipan berita yang terangkum di mesia lokal Semarang belum lama ini) Suara Merdeka SEMARANG - Selasa, 29 Mei 2007 Pembongkaran Johar Tak Sejalan SPA Diminta Kembalikan ke Konsep Awal Revitalisasi SEMARANG - Wacana peninggian yang mengarah pada pembongkaran Pasar Johar, dinilai pakar arsitektur Undip Prof. Ir. Totok Roesmanto sebagai hal yang kontraproduktif. Gagasan yang dilontarkan Wali Kota Sukawi Sutarip itu, bertolak belakang dengan rencana penyelenggaraan Semarang Pesona Asia (SPA), yang juga digagas Wali Kota. Kepada Suara Merdeka, Totok menyatakan, penyelenggaraan SPA pada 10-15 Agustus mendatang, berangkat dari keinginan untuk menjadikan Semarang sebagai kota yang memiliki pesona. Kekayaan bangunan bersejarah, termasuk Pasar Johar, merupakan modal awal yang lebih dari lumayan untuk memunculkan pesona tersebut. ''Bagaimana mungkin, bangunan bersejarah yang bisa menjadi daya pikat bagi wisatawan, justru akan dibongkar,'' kata Totok. Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Sukawi Sutarip kembali melontarkan wacana untuk meninggikan Pasar Johar. Langkah itu perlu dilakukan, sebagai upaya untuk mengatasi rob yang kini sering menggenangi pasar tradisional terbesar di Kota Semarang tersebut. Sebab, parahnya genangan rob membuat tidak bisa ditangani dengan sekadar penataan saluran. Menurut Totok, revitalisasi kawasan Pasar Johar harus dikembalikan ke akar masalahnya. Kalau persoalannya berpangkal pada rob, seharusnya itu yang lebih dulu ditangani, bukannya gencar mewacanakan peninggian atau pembongkaran Johar. ''Kalau tidak berangkat dari akar masalah, bisa-bisa, nanti persoalannya justru tidak terselesaikan, '' tandasnya. Kendati demikian, Totok menyatakan, kawasan Pasar Johar tidak bisa dibiarkan semrawut seperti sekarang. Penataan tetap bisa dilakukan terhadap kawasan penyangga Pasar Johar, seperti Yaik, atau kompleks yang berada di belakangnya. Dibutuhkan Terpisah, Wali Kota mengatakan, penataan kawasan Pasar Johar merupakan hal yang mutlak dibutuhkan. Sebab, kalau dibiarkan berlarut-larut seperti sekarang, justru pedagang yang berjualan di sana akan rugi sendiri.''Ya, kalau dibiarkan, para pedagang akan sampyuh, mati. Pasar Johar harus ditata,'' kata Wali Kota. Dia mengatakan, pihaknya sedang menginventarisasi calon investor yang meminati pekerjaan tersebut. Tahapan berikutnya, segera dilakukan proses lelang untuk pekerjaan penataan Johar. ''Para pedagang tak perlu khawatir atas penataan itu. Nanti mereka mendapatkan prioritas untuk menempati Pasar Johar. Khusus pedagang dasaran akan dibebaskan dari pembayaran,' ' tandasnya. (H9-62) Suara Merdeka SEMARANG - Selasa, 29 Mei 2007 Pedagang Tegaskan Penolakan JOHAR - Para pedagang Pasar Johar menegaskan penolakan terhadap rencana pembongkaran pasar tradisional itu. Wacana peninggian pasar yang dilontarkan Wali Kota Sukawi Sutarip, dipandang para pedagang bukan solusi terbaik untuk mengatasi ancaman rob. Penataan saluran dan efektivitas rumah pompa dianggap masih bisa untuk mengantisipasi tingginya limpasan air pasang itu. Penolakan itu mengemuka dalam pertemuan para pedagang di aula Pasar Johar, Senin (28/5). Pertemuan dipimpin oleh Ketua Persatuan Pedagang Pasar Johar (P3J) TA Prasetyono, dan diikuti oleh 74 pimpinan blok dan koordinator pedagang. ''Rob yang masuk ke Pasar Johar sebetulnya masih bisa diatasi, kalau saluran dan rumah pompa dioptimalkan, '' kata Prasetyono. Penolakan para pedagang itu, kata dia, akan disampaikan dengan berbagai cara. Pihaknya akan mengirimkan resume hasil rapat kepada Wali Kota. Resume itu sebisa mungkin akan merekam suara murni para pedagang, yang tidak diperhalus. ''Ya, biar Pak Wali tahu suara murni para pedagang,'' ujarnya. Upaya lain yang dilakukan, membagikan pin penolakan untuk dipakai para pedagang serta pemasangan spanduk. Pin bertuliskan ''P3J Tolak Pembongkaran Pasar Johar''. Sementara, spanduk dengan isi senada, akan dipasang pada tempat yang strategis di sekitar pasar tradisional itu. Pompa Mati Prasetyono memaparkan, dalam beberapa hari terakhir, pompa air di sebelah timur Pasar Johar mati. Akibatnya, genangan rob di kawasan pasar itu tinggi. Yang mengherankan, kawasan Shopping Centre Johar (SCJ) yang relatif lebih rendah dari Pasar Johar tidak tergenang. ''Padahal, biasanya kalau Johar banjir, Matahari (SCJ-Red) pasti juga banjir karena lebih rendah. Tapi, kemarin-kemarin, Johar banjir Matahari tidak. Setelah saya cek, ternyata pompa mati,'' terangnya. Staf teknik Subdin Pengairan DPU, Edi Santoso membenarkan, pompa di sisi timur Pasar Johar mati sejak Kamis (24/5) lalu. Penyebabnya, motor pompa terbakar karena tersumpal sampah. Pompa berkapasitas 75 liter per detik itu sudah diperbaiki, dan Senin (28/5) mulai dihidupkan. ''Kawasan Pasar Johar ditangani empat pompa, yakni di timur pasar, timur SCJ, dan dua lainnya di dekat jembatan Berok. Kalau semua beroperasi, rob di kawasan Pasar Johar tidak akan terlalu parah,'' kata Edi. (H9-62) ____________________________________________________________________________________ Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play Sims Stories at Yahoo! Games. http://sims.yahoo.com/
