Exactly mas. Soale bukan "Islam menyebabkan keterbelakangan", tetapi, mengapa "komunitas Islam semua, saya ulangi , semua, mandeg ditempat?
Banyak negara Katholik yang masih kedodoran, tetapi banyak sekali bangsa katholik yang jauh dimuka. Demikian pula dengan bangsa bangsa Buddha, Konghucu, Kristiani dan..Hindu. India dan Tiongkok adalah negara negara yang berdiri dibelakang negara negara termaju, dalam litbang, economic growth dan demand terhadap oil dan gas (energy). Mereka DIPERHITUNGKAN dalam percaturan ekonomi dunia. Kita tilik peta Eropa. Negara negara yang termasuk miskin adalah Katholik: Italia, Spanyol dan Portugal. TETAPI, negara negara Eropa yang paling kere gembel adalah negara negara Muslim atau wilayah Muslim: Albania Kosovo Bosnia-Herzegovina Mengapa o mengapa? Karena Indonesia juga mayo Muslim, tak ada salahnya kalau mereka juga mulai INTROSSEXY ehh INTROSPEKSI. Jangan hanya ngeyel, atau BBM, baru bisa mimpi... nanti setelah Sidoardjo akan muncul ratusan Sidoardjo... Salam danardono --- In [email protected], "Alvin Daniel" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > om danar, > jangan lupa waktu perang teluk taon 91. > para pemimpin kuwait bilang begini, 'let our white slaves defend our > oil'... > orang2 bule emang maju dari segala bidang, tapi tetep aja butuh minyak > dari arab sono. > bahkan membela mati2an kilang minyak punya kuwait. > > saya sih blm kepikir, kalo suatu saat di arab sono minyaknya kering. > > uni emirat arab itu sangat maju, apalagi soal holiday business, nomer > wahid deh. > judi, prostitusi, dan laen2 yg jelas2 dilarang oleh ajaran islam malah > dilakonin disana. > sukses besar pula. > > yang jelas, kalo mau jadi bangsa maju. > jangan kelewat banyak larang ini itu... > > malah bisa jadi bobrok mundur ke jaman batu. > > > > > > > > > > > > > RM Danardono HADINOTO <rm_danardono@> wrote: > > --- In [email protected], "Ahmad Pathoni" > > wrote: > > > > > > ** > > > Saya kita negara-negara Islam bukanlah yang paling miskin. Negara- > > negara > > > Arab justru kaya dan beberapa dari mereka seperti Qatar dan Uni > > Emirat Arab > > > tertata dengan baik dan disiplin. > > > > ++++ Saya sering buisness trip ke negara negara ini, dalam rangka > > financeing proyek proyek mereka dengan menggunakan mesin mesin serta > > tekhnology Austria. kesimpulan saya adalah: > > > > 1) Perkembangan negeri mereka, saudi Arabia, Emirates adalah se mata > > mata karena MINYAK dan GAS, bukan karena SDM mereka. > > > > 2) perkembangan ini 100% ditumpu oleh know how Barat dengan tenaga > > Expatriates dari Barat. Buruh buruihnya datang 100% dari negara > > negara Muslim: Nangla Desh, Pakistan, Malaysia, Indonesia, dll. > > > > 3) Management management perusahaan besar, hotel hote serta banking > > institutions dipegang oleh akhli akhli dari Barat. > > > > > Tapi saya bukanlah orang yang menghubungkan kemajuan suatu bangsa > > dengan > > > agamanya. Kondisi bangsa-bangsa sekrang ini mungkin disebabkan > > oleh faktor > > > berlainan, bisa budaya dan sejarah atau geografis dll. Saya kira > > dalam Islam > > > juga orang dianjurkan untuk mencari ilmu dan bekerja keras. > > > Sekarang bisakah anda menjelaskan kemajuan Jerman simply karena > > kekristenan > > > mereka atau Jepang karena keshinto-buddhaan mereka? > > > > +++ Lalu latar belakang budaya apa yang anda mau suguhkan? Budaya > > Islam? > > > > Dianjurkan bekerkerja keras? Hasilnya? Di Indonesia terjadi? di > > Pakistan? di Bangla Desh? di Tunisia? > > \ > > > > > Dunia Islam sekrang mungkin nggak semaju Eropa atau Amerika Serikat > > > (Christendom) tapi jangan lupa bahwa Islam juga memberi sumbangan > > kepada > > > renainsans Eropa di bidang scence, arts, literature dan > > philosophy. Siapa > > > yang melahirkan Aljabar, Algorithm, dasar-dasar fondasi ilmu > > Kimia, angka 0 > > > dan astronomy? > > > > > > +++ INi sudah lama berlalu, kok berhenti? Anda mau hidup dari mimpi > > masa lalu? Lalu bagaimana anda mau selesaikan Sidoardjo, korupsi, > > kebodohan dan keterbelakangan? > > > > > > > > > > Kalo anda pikir saya hanya omong kosong saja. Ini dari laporan > > dari koran > > > Inggris The Independent. > > > > > > +++ Omong kosong atau tidak, lihatlah keliling anda. Siapa yang > > menghuni hunian kumuh di tanah Air kita? Siapa yang menghuni hunian > > luxus di jakarta dan kota besar lainnya? > > > > bangun bung, bangun! > > > > > > > > Web: > > http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ > > > > Klik: > > > > http://mediacare.blogspot.com > > > > atau > > > > www.mediacare.biz > > > > ==================== > > Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Sucker-punch spam with award-winning protection. > > Try the free Yahoo! Mail Beta. > > >
