Teman - teman pada tanggal 7 Mei 2007 pelapor khusus PBB (Hina Jilani) datang 
ke Indonesia.
Hina Jilani datang atas undangan pemerintah Indonesia, yang selama ini sukar 
sekali Indonesia mengundang pelapor khusus PBB tersebut.
Karena alasan politik dan ada kesan aib, sudah 4 tahun menurut pelapor khusus 
PBB itu minta datang ke Indonesia, tetapi baru sekarang ini Hina Jilani dapat 
datang ke Indonesia.
  Hina Jilani datang ke Indonesia sebagai pelapor khusus PBB untuk mencari 
fakta - fakta kekerasan yang dialami oleh para pembela HAM di Indonesia. Jadi 
Hina Jilani bertemu dengan menteri hukum dan ham, polri, MK, MA, Jaksa agung 
sampai ketemu langsung dengan para pembela ham di Indonesia.
   
  Dan pada tanggal 7 Mei 2007 tersbut jadwal pertemuan dengan para pembela ham 
di Indonesia. pembela ham tersebut berasal dari LSM, masyarakat yang kerja 
untuk pembela ham, jurnalis, guru. Intinya semua orang yang kerja untuk hak - 
hak asasi manusia. Jadi acaranya testimoni - testimoni. Dari sekitar 10 orang 
yang terpilih, ada dua orang yang bekerja untuk isu - isu LGBT (Lesbian, Gay, 
Biseksual dan Transgender).
Gaya Nusantara dari Surabaya dan saya bersyukur dapat menjadi salah satu orang 
yang testimoni untuk kasus saya di aceh.
  Saya cerita tentang kasus saya yang mengalami penyiksaan dan pelecehan 
seksual karena saya gay dan kendala yang saya hadapai dalam mendapatkan 
keadilan tersebut.

  Dan GN menyampaikan tentang beratnya bekerja untuk isu - isu LGBT.
  Dari itu semua, saya pikir ini menjadi hal yang besar banget karena teman - 
teman LGBT sudah diberikan kesempatan dan ini membuktikan bahwa LGBT juga 
bagian dari HAM.
  Mungkin ini berat tapi aku pikir ini langka maju untuk berjuang dan 
menyuarakan hak - hak kita sebagai seorang gay.
   
  
Salam
   
  
Toyo

       
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.

Kirim email ke