http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=289033

     
            Sabtu, 09 Juni 2007,


            Jangan kembali ke Orba 


            Hiruk pikuk mengenai konflik sengketa tanah yang terjadi 
akhir-akhir ini sungguh membuat memori kita kembali ke masa otoriterisme Orde 
Baru (Orba). Apalagi setelah melihat bentrok TNI dengan masyarakat di Pasuruan 
yang memakan korban empat jiwa. 

            Tentu masih hangat ingatan kita bagaimana dulu rezim Orba dengan 
kekuatan militerismenya sering mengeksploitasi rakyat dengan represif. 
Ironisnya, hal itu dilakukan hanya karena masalah sepele: rebutan tanah! 
Peristiwa di Lampung dulu, misalnya, cukup menjadi bukti.

            Karena itu, supaya tragedi serupa tidak terjadi lagi, alangkah 
baiknya jika pemerintah cepat mengambil tindakan tegas menanggapi hal itu. Di 
antaranya ialah menciptakan "kamp" khusus untuk menampung kepentingan -seperti 
latihan- militer atau TNI. Tentunya yang jauh dari keramaian publik, mengingat 
bahaya yang kerap ditimbulkannya. Peluru nyasar, misalnya.

            Dengan demikian, kemungkinan terjadinya jatuh korban lagi, dengan 
alasan apa pun, bisa lebih dihindari.


            MUHAMMAD ARIF, Jl Berbek 3 A No 30, Waru, Sidoarjo 61256 
     

Kirim email ke