FESTIVAL SENI SURABAYA 2007

Dalam sepuluh tahun terakhir ini, bila kita membaca pelbagai buku puisi dan 
ruang sastra di surat kabar, tahulah kita perihal lima kota yang secara nisbiah 
memberi kita lebih banyak penyair ketimbang kota-kota lain di Nusantara. Itulah 
Bandarlampung, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, dan Denpasar.
"Dan yang lebih berlimpah itu saya harap membuka jalan ke yang lebih berharga. 
Tanpa uluran tangan kelembagaan dari manapun juga, hanya lingkungan pergaulan 
sastra dan tekanan dari khazanah dunialah yang mungkin dapat memperpanjang 
kiprah si penyair," tutur Nirwan.

Selain mengadakan diskusi dan pertunjukan sastra, panitia FSS 2007 juga 
menerbitkan sebuah buku sastra yang diberi tajuk Lima Pusaran disertai kata 
pengantar Nirwan Dewanto. Diantara karya mereka itulah dibacakan dalam Malam 
pertunjukan Sastra. Menampilkna Teater Mozaik malang, mengangkat naskah 
adaptasi dari  novel Hubbu karya Mashuri. Karya novel ini memnangkan Lomba 
Penulisan Novel yang diadakan Dewan Kesenian Jakarta 2007.

DISKUSI SASTRA
Rabu, 13 juni 2007 Pukul 10.00 WIB 
di Gedung Mitra1 Kompleks Balai Pemuda Jl. Gubernur Suro 15 Surabaya
Pembicara: Nirwan Dewanto
Peluncuran buku puisi LIMA PUSARAN
(Zen Hae, Iswadi Pratama, S Yoga, Gunawan Maryanto, Sindu Putra)

PERTUNJUKAN SASTRA
Judul : Hubbu
Teater Mozaik(Malang)
Naskah: Mashuri (Pemenang penulisan novel Dewan Kesenian Jakarta 2007)
Sutradara :Ragil Sukrisno
Gedung Utama Balai Pemuda
Rabu, 13 Juni 2007 pukul 19.00 WIB


Sejak beberapa tahun terakhir, juga menjadi fenomena pada 2007, adalah 
hiperrealisme: suatu keadaan yang terjadi di belahan dunia mana saja begitu 
cepat diketahui di sudut dunia lainnya. Begitu cepatnya, hanya dalam hitungan 
detik/pulsa. Kita sedang memasuki "Abad Digital", segalanya computerize, 
cybernetic, dan blow up serta massal, terjadi konvergensi antara teknologi 
komunikasi, media dan seni. Peradaban Baru juga muncul di tengah masih adanya 
perang, terorisme, ketidakadilan, kelaparan, harapan hidup layak, kerusakan 
ekologis yang kompleks dan paradoks. Seni, di tengah harapan layak di masa 
depan dan kerancuan serta kekerasan dunia, kini bisa bicara lembut, bisa pula 
berteriak, untuk menghimbau amanatnya seperti embusan terapi: membangun 
Peradaban Baru.

SEMINAR KEBUDAYAAN
Kamis, 14 Juni 2007 pukul 14.00 WIB
di Gedung Mitra 1 Kompleks Balai Pemuda Jl.Gubernur Suryo 15 Surabaya
Pembicara: Arif Bagus Prasetyo, Yasraf A.Piliang, Sony Karsono
Moderator: Audifax

Project Officer Sastra: Mardiluhung

  
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  

Kirim email ke