Mas, minyak goreng yang banyak dijual di pasaran itu bukan terbuat dari kelapa, tapi kelapa sawit. Harga kelapa sawit sedang tinggi di dunia dan pengusaha yang serakah itu mengekspor kelapa sawit sebanyak mungkin untuk mengeruk untuk dengan tidak memperdulikan pasokan dalam negeri. Akibatnya minyak goreng jadi langka.
On 6/19/07, Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
*Kalau minyak goreng yang adalah salah satu kebutuhan pokok penduduk di zaman yang namanya Indonesia negara merdeka sangat mahal bagi mayoritas rakyat yang berpendapatan rendah, padahal kalau dihitung jumlah pohon kelapa di seluruh nusantara mungkin 3 x jumlah penduduk, bukan itu saja malah katanya banyak perkebunan sawit. Jangan dilupakan selama ini tidak ada tersiar terjadinya hama pohon kelapa, yang mengakibatkan hasil kelapa sangat menurun menuju nol produksi [panen].* ** *Banyak sumber minyak dan gas alam diexploatasi, tetapi krisis BBM. * ** *Negeri agraris tetapi entah karena tidak cukup dan harus harus impor ratus ribu ton yang berkualitas rendah. **Masalah kekurangan gizi di kalangan penduduk bukan berita asing dan jarang.* ** *Contoh-contoh diatas ini adalah sebahagian dari problem yang terus meneurus menumpuk disamping korupsi penguasa, tak luput pula kekerasaan mereka terhadap rakyat etc selama 62 tahun yang dikatakan merdeka dan berdaulat, bebas dari kolonialisme bengis. * ** .
