Saya turuti saran anda dan saya baca kembali. Bahkan saya ke blog anda dan membaca beberapa tulisan anda. Tapi maaf tidak mampu merubah pendapat saya. Bahkan mungkin anda yang tidak menangkap tulisan saya. Sayang komentar anda begitu pendek, jadi saya sulit menemukan dimana letak kesalahannya.
Jujur saja bagi saya tulisan anda sangat menarik. Sepintas anda adalah seorang Robin Hood. Tapi setelah saya cerna lagi, ke-Robin Hood-an anda muncul akibat ketidak adilan yang diterima bangsa Papua. Pergaulan anda dengan si tertindas dari luar Papua adalah semata2 karena persamaan nasib. Jika bangsa Papua sejahtera di bawah RI, apakah anda mau berjuang untuk bangsa Aceh yang tertindas? Inilah yang saya katakan Hatta dan Bung Karno adalah sama2 pejuang kemerdekaan karena merasa senasib. Tapi "senasib" ternyata tidak mampu menjadikan bangsa yg sudah mereka perjuangkan untuk merdeka menjadi lebih baik. "Senasib" bahkan bisa menghasilkan "Tidak senasib" Perpecahan pendapat di Papua untuk perbaikan papua (seperti yang anda sebut di salah satu tulisan anda), adalah semata2 karena pandangan seperti anda. Mencoba membetulkan masalah yang sudah terjadi, daripada membetulkan akar masalah kenapa bisa terjadi. Menurut saya (CMIIW) Bangsa Papua tidaklah seperti bangsa2 lain di RI. Bangsa Papua sesungguhnya tediri lagi dari banyak bangsa2 kecil yang independen. Artinya masing2 memiliki tatacara dan budaya yang berbeda, dan belum ada aturan baku yang mengatur hubungan sosial antar suku. Jadi jikapun Papua merdeka, Papua hanya menjadi Indonesia kecil, yang terdiri dari beberapa bangsa. Dan permasalahan yang muncul pun akan sama. Menurut saya (lagi) pembenahan Papua bukanlah dilakukan di Papua, tapi dimulai dari RI itu sendiri. Betulkan apa yang salah. Luruskan apa yang bengkok. Jika RI sudah lurus, otomatis Papua dan daerah lainnya terbenahi. Dan jangan lupa untuk membenahi RI, harus juga ke akarnya. --- In [email protected], "Papuan Diary" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bung, > > Baca baik2 tulisan saya, cermati kalimat per kalimat. Anda akan menemui > makna dibalik tulisan itu. Apakah saya Robin Hood atau King Richard? Anda > bisa menilai dari tulisan saya. > > Sekali lagi, baca dengan teliti. > > Salam Perubahan! > PD >
