Membaca rubric “Asal usul” bertajuk “Buruh” yang ditulis oleh mas Ariel 
Heryanto, saya jadi manggut2 sendiri. Itulah kalo tenaga kerja yang dikirim 
jenisnya “PRT”, tidak punya ketrampilan atau boro2 kenal yang namanya 
profesionalisme kerja. Mungkin analogi para pembantu di Indonesia adalah yang 
kalau lebaran musti pulang kampung, punya unsur kekerabatan, dan nggak terlalu 
peduli soal mutu kerja. 
   
  Kisah kaburnya Ceriyati dalam usaha kaburnya dari lantai 15 sebuah apartemen 
di Malaysia tentunya menampar muka Malaysia. Padahal baru beberapa hari yang 
lalu ada dimuat berita soal brengseknya pemerintah Malaysia mengurus soal 
“perbudakan” ( trafficking ), padahal tuch negara khan katanya menerapkan 
syariat Islam. Demikian juga ketika kasus TKW diperkosa, disiksa, sampai 
dibunuh kerap terjadi di negara2 Arab yang justru katanya menjunjung tinggi 
nilai luhur Islam. 
   
  Pantes aza parpol kayak PKS kagak suka demo soal ini, maklum bisa2 senjata 
makan tuan. Senengnya mereka belain warga negara orang lain, jadi kalau ada 
kisah orang Palestina diserang tentara Israel, langsung bikin unjuk rasa. Lha, 
kalau pas saudara sebangsanya dizholimi orang2 seagamanya, seolah pada bungkam 
tak peduli.
   
  Sisi lain dari potret buram kasus TKW seperti ini berkepanjangan adalah 
mengapa musti kaum wanita/istri yang merantau ke luar negeri ? Lho, kaum pria 
dan para suami tanggungjawabnya sebagai pihak yang berkewajiban mencari nafkah 
bagi keluarganya mana ? Juga kontrol untuk agen panyalur tenaga kerjanya mana ? 
Pemerasan pun tak malu2 lagi digelar lewat bandara internasional, penghasilan 
para pahlawan devisa ini dipalakin oknum aparatur, saudara sebangsanya sendiri 
!!!
   
  Inilah kisah ironis sebuah negara yang mendasarkan dirinya pada Pancasila, 
bahkan Tuhan pun tidak dianggap punya mata yang Maha Melihat. Yang ditakuti 
malah aturan2 dan doktrin agama bikinan segelintir manusia yang kebetulan 
menyandang label pemuka umat. Dan jangan lupa : daging babi haram, kalau 
korupsi ?
   


                
---------------------------------
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik terhadap spam. 
 http://id.mail.yahoo.com/

Kirim email ke