--- Begin Message ---
kawan-kawan, salam.
kami mengundang alumni HMI Cabang Semarang untuk bergabung di mailing list
(milis) [EMAIL PROTECTED]
Selamat bergabung
salam
nurani
hendro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: -----------
--------- --
Ganti Pakaian
------------ --------- --
Dalam Kompi C sebuah pasukan sudah berbulan-bulan bertugas di pedalaman
Irian Jaya, sampai suatu ketika mereka dikumpulkan oleh sang komandan.
"Saya ada dua berita untuk kalian, berita bagus dan berita buruk. Berita
bagusnya, hari ini pakaian dalam kita akan diganti..."
"Horeeee! Siap, komandan!" seru seluruh anggota pasukan dengan sukacita.
"Nah, sekarang berita buruknya. Bambang, ganti pakaian dalammu dengan punya
Joko. Iwan, kamu ganti dengan punya Budi..."
------------ --------- --
Penipu!
------------ --------- --
Di suatu sidang pengadilan, Pak Hakim meminta terdakwa berdiri untuk
mendengarkan tuntutan. "Saudara didakwa membunuh seorang guru SMA dengan
menggunakan gergaji mesin!" kata hakim. Dari deretan meja pengunjung
terdengar seseorang berteriak, "Kurang ajaaarrr!!!"
"Harap tenang. Ini ruang sidang!" bentak hakim. Ia kemudian melanjutkan
tuntutannya, "Saudara juga didakwa melakukan pembunuhan terhadap seorang
loper koran dengan menggunakan sekop!"
"Bajingannnnn! !!" teriak pengunjung yang tadi.
"Tenang, harap tenang!" teriak hakim nggak kalah kerasnya.
"Selanjutnya, saudara terdakwa juga dituduh melakukan pembunuhan terhadap
seorang tukang pos dengan menggunakan bor listrik!" kata hakim sambil
memandangi terdakwa.
"Keparatttt! !!!" teriak pengunjung tadi tanpa bisa ditahan.
Dengan geram hakim berkata, "Jika anda tidak bisa memberikan alasan kenapa
berulah seperti ini, maka saya akan mendudukkan anda di kursi pesakitan
dengan tuduhan menghina pengadilan!"
"Saya adalah tetangga terdakwa selama sepuluh tahun terakhir, Pak Hakim. Dan
setiap kali saya ingin meminjam gergaji, bor, atau sekop, dia selalu bilang
nggak punya!!!"
------------ --------- --
Pakai Sabun yang Banyak!
------------ --------- --
Sorang wanita membawa cuciannya ke sebuah laundry. Ketika kembali, ternyata
masih ada noda kotor di pakaian dalamnya. Seminggu kemudian ketika ia
kembali ke laundry tersebut, diselipkannya sebuah catatan di pakaian
dalamnya: "Pakai sabun yang banyak!" Hal ini berlangsung terus-menerus,
berminggu-minggu, sampai akhirnya si pemilik laundry sebel. Akhirnya ketika
mengembalikan cucian, si pemilik laundry menyelipkan catatan balasan di
pakaian dalam si wanita yang bunyinya: "Pakai pembalut yang banyak!"
------------ --------- --
Tahukah Nyonya Caranya Bercinta?
------------ --------- --
Ini cerita di sebuah peternakan. Seorang pria melangkah ke rumah tetangganya
dan mengetuk pintu. Ketika nyonya rumah membuka pintu, si pria bertanya,
"Apakah Nyonya tahu caranya bercinta?"
Tentu saja si nyonya rumah marah dan membanting pintu. Namun, si pria tetap
mengetuk pintu rumah tadi dan mengajukan pertanyaan yang sama. Kali ini si
nyonya
menjerit sekeras-kerasnya sambil mengusir tamu tidak senonoh tadi. Malam itu
juga si nyonya menceritakan kejadian memalukan tadi kepada suaminya.
Si suami berjanji bahwa ia akan tinggal di rumah keesokan harinya untuk
menghadapi si tamu kurang ajar seandainya ia muncul lagi. Ternyata benar,
keesokan harinya pria yang sama datang lagi dan mengetuk pintu. Nyonya rumah
segera membuka pintu sementara suaminya bersembunyi sambil membawa senapan.
Si tamu kembali bertanya, "Nyonya, tahukah anda caranya bercinta?"
"Tentu saja, kenapa anda menanyakannya? " si nyonya balik bertanya.
"Baguslah," kata si tamu. "Kalau begitu, puaskanlah suami anda dan beritahu
dia untuk menjauhi istri saya!!!"
------------ --------- --
Sampai Nanti...
------------ --------- --
Ini pengalaman di Changi Airport waktu menunggu pesawat pulang ke Indonesia.
Entah kenapa tiba2 perut saya terasa mulas. Langsung saja saya masuk ke WC
yang saat itu kebetulan sepi. Belum semenit duduk, saya denger suara
bapak-bapak berkata: "Gimana dik? Baik aja". Kedengerannya dari WC sebelah.
Kaget juga, dari mana dia tahu saya orang Indonesia. Karena saya nggak biasa
ngobrol sama orang yg belum dikenal maka saya jawab aja: "Ya, baik."
Eh, dia nanya lagi: "Sekarang gimana, sudah kerasa lega?". Wah, pertanyaan
macam apa itu? Ada-ada aja. Baru juga nongkrong semenit, jadi saya jawab aja
sekenanya: "Lumayan."
Dia jawab lagi: "Sama dong... tapi saya ada masalah dikit nih". Saya mulai
curiga, lalu gantian saya yang tanya: "Masalah apa pak?"
Dia langsung jawab: "Iniii... ada orang culun di WC sebelah ikut-ikutan
njawab pertanyaan saya, gimana kalau nanti saya telpon lagi? Ya ... sampai
nanti ya..."
*tuut*
------------ --------- --
NENEK DAN KACANG MEDE
------------ --------- --
Ibu Mira sebagai penduduk baru di komplek rumahnya, datang ke rumah tetangga
sebelahnya yang dihuni oleh satu orang nenek-nenek.
Ibu Mira: Nek, kenalin nek, saya tetangga baru nenek, nama saya Mira.
Nenek : Oh, silakan duduk... silakan duduk.
Pas lagi ngobrol, di meja ada setoples kacang mede.
Ibu Mira: Wah nek, boleh yah saya cicipi kacang medenya
Nenek : oh... yah... yah... boleh... boleh... boleh.
Saking enaknya kacang mede tersebut, sampai habis satu toples.
Ibu Mira: wah, maaf nek, kacang medenya sampai habis nih...
Nenek : Oh, nggak apa-apa koq, nenek juga nggak bisa makan, maklum gigi
nenek udah nggak kuat, Nenek kan sering dikirimin sama cucu nenek coklat
silver queen, nenek hanya mampu jilatin coklatnya aja dan kacang medenya
nenek kumpulkan dlm toples itu itu...
------------ --------- ---
DUDUK PALING DEPAN
------------ --------- ---
Pesawat Air Lines sedang mengalami gangguan mesin serius di udara.
"May day, may day, may day...!!", terdengar pilot siarkan S.O.S lewat radio.
"Pesan anda tertangkap jelas, "kata petugas dek menara pengawas,
"Harap beritahukan tinggi dan posisi anda segera..!!"
"Ya, baik, "seru pilot itu, "Saya satu meter delapan puluh, dan saya duduk
di kursi yg paling depan!"
------------ --------- ---
ORANG HEBAT
------------ --------- ---
Suatu hari seorang penyelam sedang melihat-lihat terumbu karang pada
kedalaman 8 meter. Tiba -tiba ia melihat seseorang beada disampingnya. Ia
terkejut karena orang tersebut nggak memakai peralatan selam.
Penyelam lalu turun lagi sampai ke kedalaman 15 meter. Ia terkejut melihat
orang yang tadi disebelahnya menyusulnya.
Penyelam turun lagi, sampe 25 meter, eh.. orang yang tadi turut ngikutin
sampe di 25 meter. Penyelam makin heran, dan ia mendekati orang tersebut
sambil memberikan white board dengan pensil 2 B -nya dengan tulisan: "Hebat
bener kamu... gimana caranya sampe ke kedalaman begini tanpa memakai alat
selam?"
Orang itu mengambil white boardnya dan menulis: "Gua tenggelam, Goblok!"
------------ --------- ---
CARI MAKAN SENDIRI
------------ --------- ---
Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus ekor
sapi.
Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar dan
bertanya "setiap hari sapi-sapi ini bapak beri makan apa?".
Peternak "oh saya beri makan rumput-rumput saja".
"kalo begitu bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi ini
secara tidak layak" kata si petugas. "Bapak saya denda 2 juta".
Akhirnya selang beberapa minggu kemudian petugas tadi datang kembali dan
menanyakan hal yang sama kepada si peternak. "Bapak beri makan apa sapi-sapi
ini?" kata si petugas.
Si peternak menjawab "saya beri makan keju, hamburger dan susu"
"kalo begitu bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan diluar
batas sewajarnya!! " kata si petugas.
Akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menayakan hal sama kepada
si peternak. "bapak beri makan apa sapi-sapi ini..??" tanya si petugas.
Akhirnya karena takut di denda lagi si peternak menjawab "begini pak setiap
hari semua sapi-sapi ini saya beri uang masing-masing tiga ribu rupiah,
terserah mereka mau makan dimana....!! ".
------------ --------- ---
TIGA NILAI
------------ --------- ---
Dalam hidup selalu ada hal yang dinilai baik, buruk dan parah. Berikut
beberapa contohnya.
Baik: Istri Anda mengandung.
Buruk: Anak Anda kembar lima.
Parah: Padahal Anda sudah menjalani vasektomi tiga tahun lalu.
Baik: Anak lelaki Anda mulai dewasa.
Buruk: Dia menjalin hubungan dengan perempuan sebelah rumah.
Parah: Anda juga.
Baik: Anak lelaki Anda mulai lebih banyak menghabiskan waktunya belajar di
dalam kamarnya.
Buruk: Anda menemukan beberapa kaset video porno di kamarnya.
Parah: Anda ada di dalam salah satu episode.
Baik: Anak perempuan Anda mendapatkan pekerjaan.
Buruk: Sebagai pelacur.
Parah: Pelanggan utamanya asisten Anda, tapi pendapatan anak perempuan Anda
lebih tinggi dari Anda.
------------ --------- ---
TURIS
------------ --------- ---
Seorang turis asal Singapura sedang menikmati liburan di Malaysia. Dia
sedang menikmati makan paginya di Coffee House hotel ditempat ia menginap.
Seorang Malaysia yang sedang memakan PERMEN KARET duduk disebelahnya dan
mulai mengajak berbicara secara santai.
Orang Malaysia : "Kalian orang -orang Singapura memakan keseluruhan roti
ya..?"
Turis Singapura : "Tentu saja"
Orang Malaysia : "Kami tidak. Di Malaysia kami hanya memakan bagian dalamnya
saja. Sedangkan bagian kulit luar roti yang kering kami kumpulkan lalu kami
masukkan ke dalam kontainer, diolah, lalu kami produksi menjadi roti
croissants dan kami jual ke Singapura."
Si orang Malaysia lalu tersenyum puas saat melihat si turis asal Singapura
terdiam tanpa bisa berbicara apa-apa.
Orang Malaysia : "Apakah kamu memakan selai dengan roti?"
Turis Singapura : "Tentu saja"
Orang Malaysia (sambil tertawa kecil) : "Kami tidak. Di Malaysia kami makan
buah segar pada saat makan pagi. Kami kupas kulitnya, keluarkan bijinya dan
kami kumpulkan di kontainer, olah, lalu kami produksi menjadi selai. Setelah
itu kami ekspor ke Singapura"
Kali ini, si turis Singapura balas bertanya : "Apakah kalian, orang -orang
Malaysia melakukan hubungan sex?"
Orang Malaysia : "Kenapa? tentu saja kami melakukan hubungan sex"
Turis Singapura : "Apakah kalian menggunakan "pengaman" ?"
Orang Malaysia : "Tentu saja!! Kami menggunakan kondom"
Turis Singapura : "Lalu, apa yang kalian lakukan dengan kondom yang telah
digunakan?"
Orang Malaysia : "Kami buang, tentu saja"
Turis Singapura : "Kami tidak. Di Singapura, pemerintah secara diam diam
memasukkan kondom-kondom tersebut ke dalam kontainer, kami lebur, lalu kami
olah menjadi permen karet dan kami ekspor dan jual ke Malaysia.
Itulah alasan yang sebenarnya kenapa kami orang Singapura dilarang makan
permen karet."
------------ --------- ---
LUPA
------------ --------- ---
Seorang kakek2 umuran 80 th masuk kedalam sebuah bar. Setelah memesan
minuman si kakek tsb menangis, yg kemudian didatangi bartender
"Ada apa pak?" tanya bartender.
"Saya baru pulang bulan madu dengan istri saya yang baru", kata si kakek.
"lho, bukankah itu bagus dan bapak pasti senang sekali", kata bartender.
"Saya baru saja menikahi seorang instruktur aerobik yg sangat cantik. Hidup
dengannya merupakan suatu hal yg sangat luar biasa. Dia adalah wanita yang
paling cantik di dunia dan bisa hidup berdua dengannya merupakan suatu hal
yg sangat berharga dalam hidup saya", jelas si kakek sambil menangis.
"Lalu, kenapa bapak menangis?" tanya si bartender.
"SAYA TIDAK INGAT DIMANA KAMI TINGGAL".... ..
------------ --------- ---
Mau Makan
------------ --------- ---
Seorang lelaki masuk ke sebuah restoran. Kemudian dia bertanya kepada si
pelayan.
"Ayam ada?"
"Ada!"
"Kambing ada?"
"Ada!"
"Bebek ada?"
"Ada!"
"Kalau begitu, suruh keluar semua sekarang! saya mau makan.
------------ --------- ---
Kaki
------------ --------- ---
Hari itu di Fakultas Kedokteran UI sedang berlangsung ujian anatomi hewan.
Ujian kali ini susah banget. Mahasiswa harus bisa menentukan jenis/nama
serangga dari potongan-potongan kaki yang diberikan si dosen.
Dua jam sudah berlalu. Nggak ada satu mahasiswa pun yang bisa menjawab soal
ujian. Seorang mahasiswa yang bete abis memutuskan untuk keluar ruangan. Dia
membanting pintu saking kesalnya. "Braaaakkkkk! !!!"
Mendengar suara pintu dibanting, si dosen marah besar. "Hey! Seenaknya saja
kamu membanting pintu! Siapa nama kamu???!!!" teriak profesor anatomi itu.
Si mahasiswa yang sudah terlanjur berada di luar segera menjulurkan kakinya
ke pintu sambil berkata, "Nih kaki saya, Prof. Coba tebak siapa nama saya?"
------------ --------- -
Menu Restoran Italia
------------ --------- -
Suatu hari Markaban mengajak relasinya sesama anggota DPR dari daerah untuk
makan siang di restoran Italia terkenal. Markaban sebenarnya belum pernah
makan di restoran Italia. Maklum, sebagai putera daerah sebenarnya ia lebih
nyaman makan di warteg. "Nggak apa-apa lah sekali-kali, supaya dianggap
keren oleh teman-teman DPR," pikirnya.
Setelah mereka duduk dan mencicipi anggur yang disajikan, Markaban mengambil
menu dan mulai memesan. Karena bingung melihat nama-nama aneh masakan
Italia, Markaban memilih sembarang. "Pelayan, kami mau pesan Gianfranco
Tardelli," ujar Markaban sambil memberi penekanan pada aksen Italinya.
"Maaf, Tuan," jawab pelayan. "Itu nama pemilik restoran ini !"
------------ --------- -
Konsisten
------------ --------- -
Seorang wartawan senior bertanya kepada Markaban. "Berapa umur Anda, Pak ?".
"Tiga puluh," ujar Markaban singkat
"Lho, saya wawancarai Anda lima tahun lalu ketika terpilih sebagai anggota
DPR, usianya tak berubah!" ujar si wartawan heran.
"Sebagai politikus, saya harus konsisten," ujar Markaban mantap.
------------ --------- -
Dengan tersenyum
------------ --------- -
Direktur Jenderal Pajak sedang melakukan dengar pendapat dengan komisi IX
DPR. "Adalah suatu kehormatan bagi kita sebagai warga negara untuk membayar
pajak dengan tersenyum," ujar direktur pajak memaparkan program-programnya.
Markaban yang kebetulan mempunyai bisnis di daerahnya cukup besar, langsung
berteriak kegirangan. "Alhamdullilah, tadinya kusangka bahwa pajak harus
dibayar dengan uang," ujar Markaban.
---------------------------------
Pinpoint customers who are looking for what you sell.
---------------------------------
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles.
Visit the Yahoo! Auto Green Center.
--- End Message ---