Refleksi: Rejeki nomplok! Untuk tambah lebih banyak rejeki harus rajin bikin undang-undang, bahas undang-undang, rubah undang-undang dan syahkan undang-undang yang merugikan rakyat.
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0706/30/Politikhukum/3644721.htm Kinerja DPR Kalla Setuju Dewan Dapat Tambahan Uang Legislasi Jakarta, Kompas - Ketua Umum Partai Golkar M Jusuf Kalla mendukung usulan Badan Urusan Rumah Tangga DPR untuk menambah uang legislasi Rp 1 juta per undang-undang bagi setiap anggota Dewan. Dengan tambahan itu, diharapkan kasus penyaluran dana dari departemen, terkait pembahasan UU, tak terulang lagi. Dukungan itu dikatakan Kalla, menjawab pertanyaan pers, seusai shalat Jumat di Istana Wakil Presiden, Jakarta, kemarin. "Itu kan hal yang baik. Asalkan jangan ada plus-plus yang lain," ujarnya. Menurut Kalla, tambahan tunjangan bagi anggota Dewan dapat mencegah terjadinya perkara, seperti kasus penyaluran dana nonbudgeter Departemen Kelautan dan Perikanan. "Kalau begitu, kita bisa sayang pada DPR, sayang pada pemerintah, dan juga sayang pada direktur jenderal. Jadi, jangan terulang kembali," katanya. Sementara itu, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) menolak usulan Badan Urusan Rumah Tangga DPR tentang penambahan uang legislasi sebesar Rp 1 juta per UU bagi anggota DPR itu. Menurut Sekretaris F-PDIP Ganjar Pranowo, jika usulan penambahan anggaran itu akan dipaksakan untuk diterima, fraksinya akan mengajukan pendapat berbeda yang dimuat dalam putusan (dissenting opinion). Sebaliknya, Ketua F-PKS Mahfudz Siddiq menilai usulan tambahan tunjangan itu menabrak norma kepantasan. (har)
