Koalisi Suara Untuk PDIP atau Untuk GOLKAR ??? PDIP itu sebetulnya merupakan unsur2 Nasionalisme dari PNI lama dari zaman sebelum Indonesia Merdeka dimana unsur2 inilah yang dominan mendukung naiknya Sukarno menjadi presiden. Sukarno sebagai the Founding Father.
Namun untuk menyingkat cerita, Sukarno yang digulingkan Suharto tidak cukup apabila unsur2 dogma ideologinya tidak sekalian digusur karena dipastikan akan menggerogoti kekuasaan Suharto nantinya. Namun untuk menggembosi PNI itupuna juga berbahaya karena merupakan kekuatan politik yang mendominasi mayoritas dari bangsa ini. Itulah sebabnya, Suharto membangun partai politik baru untuk menggembosi PNI. Disatu pihak, tokoh2 rahasia Golkar diseludupkan untuk menjadi pemimpin PNI yang nantinya mendukung GolKar. Hasilnya sama2 kita ketahui dan juga saksikan, PNI berubah menjadi PDIP melalui berbagai akal2an penggembosan dari dalam oleh para pemimpin PDIP sendiri yang juga merupakan tokoh2 Golkar yang disusupkan. Suara PDIP yang tadinya terpecah belah perlu di solid-kan untuk kemudian dibimbing mendukung partai GOLKAR. Salah satu cara untuk mempersatukan suara, maka figur anak tokoh pendiri PNI yaitu Megawati Sukarnoputri dinaikkan dulu untuk kemudian kesemuanya digiring mendukung Golkar melalu berbagai istilah seperti Koalisi, Reformasi, dlsb. Tujuannya cuma satu, Golkar menyusupkan anggauta2nya kedalam PDIP untuk mendukung GolKar, namun dilain pihak, PDIP juga menyusupkan orang2nya ke Golkar untuk menarik anggauta2 PDIP agar juga mendukung GolKar. Lalu PDIP dapat apanya kalo mereka yang menyusup kedalam partai ini berkonspirasi mendukung Golkar sementara mereka yang disusupkan ke GolKar juga berkonspirasi untuk menarik anggauta2 PDIP dalam mendukung Golkar???? Apakah ini yang dinamakan politik Golkar memanfaatkan PDIP, atau kita namakan politik PDIP memanfaatkan Golkar ??? Setahu saya, kalo kita namakan "Koalisi" artinya share dalam merebut dan membagi suara. Tapi kalo semua suaranya cuma untuk mendukung Golkar, apakah istilah "Koalisi" masih bisa kita gunakan ???? Ny. Muslim binti Muskitawati.
