Megawati Soekarnoputri: Pendidikan harus Bisa Bebaskan Kita dari Keterpurukan   
   Sunday, 01 July 2007 
  Malang, Suluh Perjuangan

Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarnoputri, ketika berorasi pada 
acara wisuda Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Sabtu siang (30/6), banyak 
menyoroti pendidikan nasional kita. Menurutnya, pendidikan Indonesia pada 
gelombang ketiga ini harus bisa mengantarkan Indonesia menuju jembatan emas 
kemerdekaannya. Indonesia yang berdaulat, Indonesia yang bebas dari kebodohan, 
Indonesia yang bebas dari kemiskinan, Indonesia yang makmur sentosa.


  Para hadirin yang berjumlah ribuan itu-di antaranya selain Rektor UMM 
Muhadjir Effendie adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dan mantan 
Menteri Pendidikan Nasional Malik Fadjar-hening menyimak orasi Megawati yang 
cukup lama itu. Kuatir hadirin merasa bosan, Megawati sempat berkata, "Kalau 
yang saya sampaikan ini pas, silakan tepuk tangannya. Tapi, kalau tidak cocok, 
silakan protes." Tepuk tangan para hadirin bergemuruh. 

Menurut Ketua Umum PDI Perjuangan itu, pendidikan menurut Islam mempunyai 
kedudukan yang tinggi. Hal ini ditunjukkan bahwa wahyu pertama yang diberikan 
oleh Allah kepada Nabi Muhammad adalah menyuruh Nabi Muhammad untuk membaca. 
Juga diingatkannya, perubahan sebuah bangsa seringkali dimulai dari pendidikan, 
karena melalui pendidikanlah transmisi nilai-nilai, pengetahuan,   pengalaman 
di berikan dan ditransformasikan dari waktu ke waktu dari generasi ke generasi. 

Karena itu, demikian lanjut Presiden RI ke-5 itu, pendidikan Indonesia harusnya 
bisa membebaskan bangsa Indonesia keluar dari keterpurukan kehidupannya dalam 
membangun bangsa ini. Pendidikan Indonesia harus bisa membangkitkan moral dan 
etika dan membangun karakter keIndonesiaan anak-anak bangsa, serta mengangkat 
semangat kemandirian anak-anak bangsa. Pendidikan Indonesia juga harus bisa 
membangkitkan keunggulan-keunggulan  dan semangat kewirausahaan anak-anak 
bangsa.

Dalam hubungan ini Mega juga mengemukakan kebanggaannya karena Indonesia masih 
memiliki anak-anak muda yang bisa menorehkan dan membawa keharuman bagi bangsa 
ini atas prestasi-prestasi yang mereka miliki dan tunjukkan dalam kancah dunia 
internasional, baik dalam dunia ilmu pengetahuan maupun dalam bidang seni 
budaya. "Mereka semua adalah anak-anak muda Indonesia yang penuh semangat, 
mandiri dan pantang menyerah dan bersuka cita untuk terus menekuni profesi yang 
telah dipilihnya," kata Mega.  

Pada akhir orasinya Megawati mengingatkan bahwa Indonesia, yang dianugerahi 
sumber daya alam yang kaya, tapi sumber daya alamnya kalah dari Jepang atau 
Singapura. daya alam kita jauh lebih kaya dari mereka. "Pendidikan mereka telah 
membentuk sumber daya manusia yang memiiliki nilai-nilai moral etika  dan 
kebangsaan yang kuat, semangat kemandirian dan kreatifitas yang kemudian 
berhasil membawa Jepang dan Singapura  berada pada tahap kemajuan saat ini," 
kata Megawati. 

Lihat Arsip
Selanjutnya
       
---------------------------------
Be smarter than spam. See how smart SpamGuard is at giving junk email the boot 
with the All-new Yahoo! Mail  

Kirim email ke