saya sudah seringkali melihat majalah-majalah double cover atau dua sampul, 
depan belakang. Majalah itu biasanya majalah inhouse, media organisasi, dan 
yang lain yang seperti itu. Biasanya, sampul mereka bolak balik, jadi kalau 
akan dibuka dari belakang, majalahnya akan dibalik dulu (yang diatas jadi di 
bawah).

Kemarin saya kebetulan lihat majalah matra . Surprise, ternyata juga dua 
sampul. depan model cewek, sampul belakang rano karno. saya cuma mau masukan 
kepada teman2 jurnalis yang paham media (tentu  butuh masukan juga dari kawan2 
di majalah matra) apa sebenarnya kelebihan konsep seperti itu? alasan logisnya 
apa ya kira-kira? soalnya jarang sekali media komersil yang menggunakan halaman 
cover belakang mereka sebagai sampul juga. biasanya kan iklan, maklum, emang2 
banget lha ya. Ataukah cover rano karno itu justru "iklan"??? sorry ya 
nanya-nanya.... penasaran dan butuh masukan aja. 

sandy

 
---------------------------------
The fish are biting.
 Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.

Kirim email ke