Bung PD dan rekan-rekan yang lain,

Semua daerah yang mempunyai PAD yang "menjanjikan" pasti akan lebih senang 
untuk lepas dari republik ini, 
saya pasti akan memilih yang sama. Saya bukan berasal dari jawa, PAD daerah 
saya juga termasuk yang menjanjikan dan mensupport BANGSA ini. Saya berasal 
dari daerah bali.

Bagaimana Pemerintahan mengelola sumberdaya dan kekayaan negara adalah sungguh 
sangat keterlaluan dan menyakitkan hati...Sebagian besar kekayaan daerah kita 
mengalir ke JAKARTA.

Namun demikian saya selalu terkesan dengan kisah sumpah pemuda yang diceritakan 
oleh Orangtua saya, kakek saya, guru-guru saya dari kecil yaitu: satu bahasa, 
satu bangsa, tanah air yaitu indonesia selalu membuat saya terharu..

bagaimana tidak,

Jawa adalah bahasa yang paling banyak dipakai pada saat itu 
Kesultanan dan kerajaan dari pulau-pulau di Nusantara memiliki ego kedaerahan 
yang sangat tinggi saat itu..
Islam adalah Agama yang paling banyak di anut oleh total suku yang kelak 
bernama Indonesia

Yang pasti kalau bahasa jawa dijadikan bahasa persatuan, PASTI BISA..namun 
dengan segala kelapangan dada dan rasa kenegarawanan yang tinggi, orang2 yang 
mayoritas berbahasa jawa sepakat untuk memilih bahasa melayu yang saat itu 
sangat sedikit pemakainya

Yang pasti kalau Kesultanan dan kerajaan tidak mau melepaskan ego 
kedaerahannya..tidak ada yang namanya persatuan..
Seperti kita ketahui Aceh adalah sangat keras, soekarno datang ke aceh bertemu 
dengan....(maaf saya lupa namanya)....hanya berbincang saja, Aceh, dan dengan 
rasa kenegarawanan yang tinggi sepakat meyatukan diri bersama nusantara..

Piagam jakarta, menyatakan syariat islam bagi pemeluknya, namun dengan segala 
rasa kenegarawanan yang tinggi, kalimat itu tidak muncul di PANCASILA.

Hari ini, kita sebagai orang modern berbicara mengenai memisahkan diri..namun 
justru orang-orang kuno saat itu memikirkan bagaimana menyatukan diri dan 
menyampingkan perbedaan..

Saya yakin Semua orang BALI akan sangat senang untuk merdeka. Mereka tahu bahwa 
akan lebih menguntungkan lepas dari REPUBLIK ini, namun mereka mengetahui bahwa 
keegoisan adalah bukan sikap negarawan..terutama pada saat bangsa ini sedang 
sakit dan merana...

Salam
---------------------------------------------------------<<<<
From: si_andi [EMAIL PROTECTED] :

Lah begitu kan jelas. Saya sih tidak merasa terganggu. Justru senang 
ada kalau posisi Anda jelas begini. Yang membuat saya merasa 
terganggu itu adalah situasi kemaren dimana Anda tidak mau disebut 
separatis sementara posting-posting Anda menunjukkan lain. 

Saya tetap tidak setuju dengan ideologi Anda; tapi saya tidak ada 
masalah berdiskusi dengan Anda; di dunia maya ini mau komunis, 
kapitalis, islamis, ateis, nasionalis, separatis sama-sama menambah 
wawasan, kok.

Andi 

--- In Forum-Pembaca- [EMAIL PROTECTED] ps.com, "Papuan Diary" 
<papuandiary@ ...> wrote:
>
> Bung Andi,
> 
> Saya berjuangan untuk Papua Merdeka. Tidak yang lain. Kalau itu 
yang ingin
> anda dan teman2 lain ingin ketahui.
> 
> Terima kasih karena saya masih diperkenankan bergabung dimilis 
ini. Tetapi
> jika kehadiran saya mengganggu diskusi teman-teman, saya tidak 
keberatan
> untuk dihapus dari milis ini.
> 
> Salam,
> 
> PD
> 
> On 7/3/07, si_andi <[EMAIL PROTECTED] > wrote:
> >
> > Hehehe, kalem, Mas Ajud. Saya tidak sedang mendukung 
separatisme.
> > Saya cuma ingin mendengar tanggapan dari Bung Papuan Diary agar
> > jelas bagi kita semua dimana dia berdiri saat ini.
> >
> > Andi
>





       
____________________________________________________________________________________
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
http://searchmarketing.yahoo.com/

Kirim email ke