Kalau dikatakan "para Muslim adalah terroris" adalah pasti TIDAK 
benar. Karena yang menjadi korban juga Muslim sendiri pada akhirnya 
(lihat di Bali, BEJ, Marriot, dll).

Di Palestina, dua kelompok Muslim, Hamas dan Fatah saling menterror. 
Di Srilanka, kelompok Macan Tamil menterror negara.

Di tahun 60an, kala saya study di Jerman, kelompok kiri keras yang 
menterror, banyak penculikan dan pembunuhan.

Yang benar, adalah, ada kelompok garis keras Muslim yang menggunakan 
dalih agama, memakai nama Tuhan untuk melakukan terror.

Dalam negara hukum yang demokratis, pembuktian harus dilakukan, 
sebelum vonnis dijatuhkan, dan ini adalah substantial. Kita harus 
menunggu hasil peradilan mengenai Dujana, kalau dia tak besalah, 
harus dibebaskan, kalau dia bersalah harus dihukum, dan anda harus 
menerimanya, walau dia seagama dengan anda.

Janganlah kalian membuat terrorist atau yang tersangka terrorist 
menjadi pahlawan, ingat korban mereka. Dan, ujung ujungnya, dengan 
mendewakan terrorisme, atau menamakan mereka anti terror, seperti 
bashir lakukan, hanya akan membuat kalian menjadi bahan tertawaan 
dunia!

DH


--- In [email protected], "M. Irwan Hrp" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Saya percaya bahwa FBI adalah para penyidik profesional.
> Saya juga percaya bahwa data nama penumpang disuatu pesawat juga 
pasti  benar.
> Namun, jika ada perbedaan, maka siapakah yang kebenarannya harus 
dipegang ?
> 
> Peristiwa 9/11 adalah root cause dari isu terorisme yang ada 
didunia ini.
> Sampai sekarang, para pelakunya pun ternyata masih hidup. Lalu 
bagaimana
> mungkin kita bisa percaya bahwa para pelaku terorisme di Indonesia 
memang
> adalah benar pelakunya ?
> 
> Apakah ada bukti akan hal itu ?
> Atau, memang hanya demi menyematkan atribut teroris kepada para 
muslim.
> 
> FYI, mantan ketua PKS juga pernah dituding terkait kelompok teroris 
dan
> ternyata tidak terbukti, sampai akhirnya pemerintah Amerika 
terpaksa harus
> meminta maaf.
> 
> Jadi, cobalah "think out of the box"
> 
> Wassalam,
> 
> M. Irwan Harahap
> 
> 
> 
> 
> On 7/9/07, muskita wati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Engga usah berdebat, kalo memang anda punya bukti,
> > silahkan kepengadilan, terbuka buat naik banding.
> >
> > Saya khan bukan penyidik, tetapi saya percaya penyidik
> > FBI maupun CIA maupun kepolisian tidak mungkin bohong
> > karena kalo bohong mereka dipecat dan masih banyak
> > pengangguran yang berpendidikan tinggi yang mampu
> > menggantikan kedudukan pembohong.
> >
> > Sekali lagi, jalur hukum di Amerika selalu terbuka,
> > jadi tak perlu banyak bacot.
> >
> > Kenapa anda tidak ke SBY tunjukkan bukti2nya kemudian
> > meminta SBY agar Indonesia menarik diri dari kubu anti
> > terorist????
> >
> > Cukup ya, coba anda tangkap dulu itu yang membakar dan
> > menjarah umat Ahmadiah.  Dan juga tangkap dulu pelaku
> > pemerkosaan massal, baru kemudian kita diskusi
> > kejadian di Amerika.
> >
> >
>


Kirim email ke