Iman, saya sangat sedih mendengar berita (fitnah) mengenai para perempuan pengungsi yang pada jadi pekerja seks.
Ini sudah benar - benar gila.
Salut Man, saya dukung upaya mu untuk jadi juru bicara sedulur - sedulur saya di Porong. Terima kasih.

HB


On Jul 11, 2007, at 11:52 AM, Iman D. Nugroho wrote:

...Menjadi minoritas dan tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah, membuat pengungsi yang bertahan di Pasar Baru Porong sering mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan. Mulai image yang buruk, penghentian fasilitas hingga ancaman akan dievakuasi paksa. Image yang paling menyakitkan adalah kabar yang menyatakan bahwa banyak perempuan pengungsi yang berprofesi sebagai pekerja seks di Terminal Baru Porong, yang berdekatan dengan lokasi pengungsian...

*penggalan artikel berjudul " Perjuangan Pengungsi Lumpur “Minoritas” Belum Berakhir". Artikel dan foto bisa dinikmati di http://idnugroho.blogspot.com

salam


IMAN D. NUGROHO
East Java, Indonesia
[EMAIL PROTECTED]
+62-81-6544-3718
http://idnugroho.blogspot.com


Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
Play Sims Stories at Yahoo! Games.



Hardi Baktiantoro
COP I Centre for Orangutan Protection
COP hadir karena orangutan harus dilindungi, terutama dari kekejaman dan kejahatan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Tidak seharusnya orangutan sebagai kerabat dekat manusia hanya dibantai untuk memenuhi target keuntungan bisnis.
Mari kita selamatkan satwa kebanggaan bangsa Indonesia.





Kirim email ke