Saya justru lebih memperhatikan bagian refleksi.

Refleksi: *Apakah orang mau memisahkan diri dari sesuatu persekutuan yang
baik atau yang buruk?
*
Bila NKRI adalah suatu persekutuan yang baik bagi semua pihak. Apakah
mungkin ada yang ingin memisahkan diri ? Bila anda dan pasangan anda saling
mencintai dan saling mengasihi apakah mungkin ada salah satu dari anda yang
menginginkan perpisahan ?


Regards,
Paulus T.


On 7/12/07, Akhmad Asaad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

*Benar sekali Editorial ini.*
*Segala bibit separatisme yang ditebar oleh kelompok kecil di Maluku,
Papua, Aceh ataupun dimana saja diwilayah NKRI harus segera dibasmi oleh
pemerintah yang harus bekerja secara tegas, cepat dan tuntas. *
*Juga dibutuhkan kerja keras oleh negara, yang kini dimpimpin oleh SBY dan
para*
*pendukungnya, untuk memperbaiki upaya pembangunan menyeluruh sampai ke*
*semua daerah.*
*Sifat dan sikap ragu, bimbang, sedih, tebar pesona sangat melemahkan
negara ini*
*hingga mudah dilecehkan oleh kelompok-kelompok gurem yang vokal, dan
dibantu*
*oleh kepentingan ekonomi dari luar.*
*Andai merasa tidak bisa, sidangkan MPR, ganti dengan pemerintah nasional
gotong-royong yang aktif, tegas, patriotik dan pro-demokrasi serta rajin
membangun bangsa.*
**
*AAsaad*

Kirim email ke