Maaf kawan... kok saya setuju ya utk organisasi
seperti aji atau pegawai negeri rasanya penting
menjaga independensi... jadi memang mrk harus milih.
Distruktur negara mestinya hanya mentri dan
presiden/wkl saja yang benar2 boleh penunjukan secara
politik.. yang lainnya (eselon 1) kebawah benar2
pejabat karir... Kalau tdk semua sibuk mencari
dukungan politik atau mikirin partai msng2... program
kerja pastilah keteteran...
--- T Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Aji kok minder dan takut banget sih. Misalnya JK
> jadi anggota AJI kan nggak
> apa-apa, lihat aja tulisan atau bicaranya
> bagaimana, kalau misalnya ptofesional kan baik aja
> kan. jadi yang penting itu bagaimana anggota AJI
> mengerjakan profesinya dong bukan marpol apa nggak
> marpol. kalau analisis atau liputan memihak
> parpolnya ya baru di pecat.
> Kan politisi-jurnalis ya sah-sah saja? Aji harus
> lebih demokratis dong kan katanya pengawal
> demokrasi?
>
> Viva democratia!
>
>
> Jadi Pengurus Parpol, Anggota AJI Dipecat
> Surabaya, CyberNews. Aliansi Jurnalis Independen
> (AJI) Kota Surabaya memecat dengan hormat Adi
> Mawardi dari keanggotaan organisasi wartawan
> tersebut karena yang bersangkutan menjadi pengurus
> sebuah partai politik. Posisi Adi dinilai melanggar
> Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, kode
> etik serta Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga AJI.
> "Setelah memperhatikan keberatan sejumlah anggota
> masyarakat atas posisi Saudara Adi Mawardi yang
> tidak independen, saran Majelis Etik AJI Surabaya,
> serta serangkaian rapat pengurus AJI Surabaya, maka
> Saudara Adi Mawardi kami pecat dengan hormat dari
> keanggotaan AJI Surabaya," papar Ketua AJI Surabaya
> Donny Maulana dalam penjelasan pers yang diterima
> Suara Merdeka CyberNews, Minggu (15/7) malam.
> Adi Mawardi saat ini duduk sebagai pengurus Dewan
> Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Jawa
> Timur hasil Muktamar Semarang. Donny menjelaskan AJI
> adalah wadah organisasi bagi para jurnalis yang
> menjunjung sikap tinggi terhadap independensi pers.
> Dia menegaskan AJI dilarang aktif menjadi pengurus
> partai politik lembaga apapun yang bisa menimbulkan
> konflik kepentingan dan bertentangan dengan martabat
> sebagai jurnalis.
> "Dengan demikian anggota AJI harus menegakkan kode
> etik AJI dan AD/ART AJI. Kepada anggota yang
> melanggar kode etik dan AD/ART AJI perlu diberikan
> sanksi," tandasnya.
> ( imam m djuki/cn05 )
>
>
> ---------------------------------
> Be a better Heartthrob. Get better relationship
> answers from someone who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out.
____________________________________________________________________________________
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.
http://search.yahoo.com/search?fr=oni_on_mail&p=summer+activities+for+kids&cs=bz