sebenernya tiap milis seperti mediacare ini sarat dgn perbedaan ideologis.
makanya ada kesan sering perang mulut, profokatif.

selama perbedaan2 itu tidak menyebabkan adanya perang SARA di milis,
saya pikir milis ini tetap menarik utk diikuti.
toh masih ada moderasi kok, sehingga perdebatan ga benar2 anarkis.

banyak milis lain yg lebih parah, menggunakan nickname yg kontradiktif
dgn agama yg dianutnya.
dan seingat saya, soal kerahasiaan identitas adalah hak setiap member.




--- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Wah gimana ni pak MOD? Mediacare ditantang agar buka-bukaan, gak
> sembunyi di belakang nama samaran?
> 
> Saya berpendapat, Mediacare cukup OK, kalau gak suka ya delete lahh
> gitu aja kok repot? Kalau menarik ya ditanggapi.
> 
> salam
> 
> Danardono
> 
> 
> --- In [email protected], Martin Widjaja <fmf7777@> wrote:
> >
> > Perasaan saya Mas Satrio tetap monitor milis mediacare
> > cuma nggak komentar aja hehehe...
> > Abis dikeroyokin terus, gimana yah ...
> > Padahal kalau saya monitor yg kasih selamat pada Mas
> > Satrio ketika dapat putra lagi kayaknya banyakyang
> > simpati pada Mas Satrio.
> > Memang nggak gampang bangsa kita menghargai
> > pendapat orang lain, bisa berdiskusi dan bertukar
> > pikiran secara jernih dan benar2 demi kepentingan bangsa ini.
> > Saya jadi ingat P Sinyo Belanda yg saya kira juga masih monitor
> > milis ini selain mengelola kincir angin...
> > Saya nggak tahu apakah Kincir angin atau jurnalisme
> > memang laku kayak mediacare, tapi bobot mediacare
> > buat saya cukup baik oleh karenanya saya malah nolak
> > buat gabung dg kincir angin dll itu..
> >
> > Salam , martin - jkt
> >
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: tbk62 <tbk62@>
> > To: [email protected]
> > Sent: Monday, July 16, 2007 10:15:00 PM
> > Subject: [mediacare] Milis Mediacare di mata Satrio Arismunandar
> >
> > Ngutip dari rekan yang member di Jurnalisme, ada komentar Satrio
> > Arismunandar tentang milis Mediacare:
> >
> > Milis Mediacare adalah milis yang provokatif, banyak provokator
> disana. Sedangkan milis Jurnalisme adalah milis terbuka, bukan milis
> > "uler ijo" seperti dituding oleh beberapa pihak. Banyak anggotanya
> > bersikap jentel, terang-terangan. Identitasnya jelas. Orang boleh
> > anonim di milis Jurnalisme. Tetapi, ketika dia melontarkan tuduhan
> > atau mengeluarkan pernyataan yang provokatif bagi anggota lain,
> > sepatutnya dia berani bertanggung jawab dengan menampakkan
> identitas
> > dirinya. Keberanian dan kejujuran semacam, ini TIDAK dikembangkan
> di
> > milis Mediacare.
> >
> > Milis Jurnalisme bukan tempat yang cocok untuk orang-orang
> > pengecut dan licik seperti mereka yang bergabung di milis Mediacare
> yang suka mengeksploitasi, dan mengompori suatu topik.
> >
> > Itulah sebabnya, orang-orang yang suka lempar batu sembunyi tangan,
> > melempar tuduhan dan hinaan tapi bersembunyi di balik nama samaran,
> > memang gerah jika harus ikut aturan main yang menuntut keterbukaan
> di  milis Jurnalisme.
> >
> > Itulah sebabnya saya lebih sreg dengan milis Jurnalisme dan memilih
> > keluar dari milis Mediacare, karena tak mau terus jadi alat mainan
> mereka.
> >
> >
> > Satrio Arismunandar
>


Kirim email ke