Saya usul penulis novel dapat mencoba menovelkan
perilaku politik di negara kita. Misalnya dapat
membuat novel tentang seorang pejuang yang mendukung
calon Gub A, dan kemudian digambarkan bahwa si pejuang
itu begitu yakinnya atas komitmen si cagub. Eeh, engga
sampai dua tahun, si Gub sudah melanggar sendiri
janji-janjinya. Nah, kalau novel itu dapat
menggambarkan situasi (meskipun disamarkan) tetapi
kelihatan sangat mewakili keadaan hari-hari ini (lagi
pada kampanye dengan janji muluk-muluk lho) dan
kemudian melukiskan semua intrik-intrik politik,
termasuk ada bagian 'miring' misalnya artis yang ikut
mendukung cagub tertentu, dan kemudian ada itu-itu
nya. Novel begini akan laku pada tahun 2009 nanti lho!
--- Klub Penulisan Hardim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Seluk Beluk Menulis Novel Remaja
>
> Klub Penulisan Hardim bekerja sama dengan
> Universitas Widyatama akan
> mengadakan Obrolan Penulisan bagi pelajar
> SMA/sederajat dengan
> tema "Seluk Beluk Menulis Novel Remaja" bersama tim
> penerbit
> GagasMedia. Kegiatan yang berlangsung di Kampus
> Univ. Widyatama pada
> Sabtu 4 Agustus 2007 itu akan menghadirkan
> narasumber Valiant Budi
> (penulis novel Joker) dan Windy Arief Tanty
> (pemimpin redaksi
> GagasMedia). Bagi yang berminat, dapat mendaftarkan
> diri ke Santi di
> Klub Penulisan Hardim, Gedung Alumni Jl.
> Singaperbangsa No. 1 Bandung
> (022) 70376876 atau Firly di Gedung Humas &
> Marketing Univ. Widyatama
> Jl. PHH Mustofa No. 61 Bandung. *
>
>
>
>
>
____________________________________________________________________________________
Need a vacation? Get great deals
to amazing places on Yahoo! Travel.
http://travel.yahoo.com/