Saya dulu bekerja di Van Zorge Report tahun 1998-2003, tempat dimana Joyo alias Pak Gordon menjadi sumber berita berbahasa asing di kantor kami.
Dia sangat cinta dengan Indonesia. Bisa jadi, itu karena ada kenangan tersendiri Gordon yang pernah menghabiskan beberapa waktu di Yogya, --tempat dimana dia bertemu dengan istrinya-- bersama dengan James Van Zorge, teman masa mudanya. Bersama James juga, dia mendapat kecelakaan yang sempat membuat sebagian kakinya lumpuh, dan mengharuskan dia bekerja di atas kursi roda. Gordon punya banyak kenalan. Saya pernah berkata padanya, bahwa saya suka dengan tulisan Goenawan Mohammad. Dia, dengan santainya menyatakan, "Tolong, sampaikan salam saya padanya. Jangan lupa, lihat bagaimana reaksi wajahnya ketika dia mendengar nama saya". Hal itu pula yang disampaikannya ketika saya berkata, juga kagum dengan Iwan Fals dan Rendra. Saya masih menyimpan semua koleksi berita yang dikirimkannya ke saya. Bisa jadi, lebih dari 80 ribu email. Sebab, seringkali dia menambahkan dalam judul: This email only sent to you and JVZ. Entah, apakah itu dilakukannya untuk membuat saya kagum. Namun, apapun itu, kesungguhan dan kecintaan Pak Gordon pada Indonesia selalu membuat saya kagum. Irfan Toni H > Posted by: "HKSIS" [EMAIL PROTECTED] hksis_99 > Date: Mon Jul 23, 2007 8:26 am ((PDT)) > Pemenang AJI Award 2005 meninggal dunia > ----- Original Message ----- > From: Joesoef Isak > To: > Sent: Monday, 23 July, 2007 19:47 > Subject: Pemenang AJI Award 2005 meninggal dunia > Pemenang "Suardi Tasrif A.J.I. Award, 2005" > meninggal dunia > Gordon Bishop, warganegara Amerika, pemenang > "Suardi Tasrif AJI Award" pada tanggal 21 Juli 2007 pagi > meninggal dunia di New York dalam usia 62 tahun. > Gordon sepuluh tahun lebih mengidap kangker ganas. > mula-mula satu matanya harus dibuang, kemudian seluruh > kaki kanan berikut pinggulnya diamputasi. Tetapi dengan > semangat tinggi dia tetap bekerja seakan-akan orang sehat > normal sampai akhir hayatnya.
