ETHOS BERDIKARI DIKALAHKAN OLEH ETHOS AMBTENAAR,INLANDER DAN 
INFERIORITAS...

belum lagi mass-media yang salah kaprah terus2an...EKSPLORASI selalu 
disamaartikan dengan EKSPLOITASI... 

EKSPLORASI itu artinya : 
mencari,meneliti,menghitungkandungan,menentukan nilai 
ekonomis,dll....
sedangkan EKSPLOITASI itu artinya memproduksi, memanfaatkan, 
menggali, menyedot,menghisap,

maka itu, rekan rekan media yang "pinter2", kalau hari ini tidak ada 
yang dieksplorasi, maka dalam 10-15 tahun lagi, tentu saja TIDAK 
AKAN ADA YANG DAPAT DIEKSPLOITASI...!!

apanya yang mau diolah, mencari saja dilarang...belum ditemukan, 
sudah dipajak..baru mau survey,sudah bayar PAD.
mbok ya kalau sudah EKSPLOITASI atau PRODUKSI, ya wajib itu! 

yanri,-
menarik nafas dalam ,hingga harus mengajarkan hal sepele seperti ini.



[iagi-net-l] Tanah Air for sale vs Eforia Eksplorasi
Andri Subandrio
Thu, 26 Jul 2007 01:51:14 -0700

IAGI netter yang budiman,

Akhir-akhir ini di masmedia hingga jejaring IAGI memang marak 
dibahas mengenai eksplorasi bahan galian migas hingga mineral di 
tanah air ini. Saking eforianya 
terhadap bijih mangan, bahkan pialang bisnis sarang burung walet di 
Lampung rogoh kocek untuk beli KP ribuan hektar untuk "nggolek 
mangan" di mangan! 
Ribuan sarang burung waletnya di barter dengan KP! Di Kalbar ada 
pialang hotmix dan konstruksi mulai melebarkan sayap bisnisnya untuk 
tambang bijih besi, juga barter dari aspal hotmix dengan ribuan Ha 
KP! Modal eksplorasi mereka ini hanya 
semangat dan beberapa ekskavator untuk gali sana-gali sini! Tidak 
ada ahli geologi! Akibatnya bebatuan yang berwana hitam kusam 
digasak semua dengan 
buldoser! Disangkanya mangan! Eh..tibake nduduk mangan! (ternyata 
bukan mangan)! Dipinggir jalan pedalaman Pringsewu Tanggamus 
tengonggok bongkah-bongkah besar hasul garukan buldoser yang tadinya 
disangka mangan! 
Setelah saya coba konfirmasi pada "toke"nya, tenyata bongkah-bongkah 
ini di reject, karena memang batu tapi berselimut mangan nan tipis! 
Konon pembelinya dari negri Cina! Di Kalbar masih lebih beruntung, 
sejak 2 tahun yang lalu 
investor penambang dari Pontianak telah mengekspor ribuan ton bijih 
besi kadar  tinggi! Kini penambangan ini megap-megap kehabisan zat 
besi! Lagi-lagi tidak ada geologist! 

Dari Babel, Kalbar, Halmehera, Sultra, Obi juga Pulau-pulau di utara 
Papua sudah jutaan ton bijih timah, aluminium, besi, nikel dsb telah 
dikapalkan, terutama ke Cina! Dari Sumbawa dan sekitar Cartenz juga 
jutaan ton konsentrat tembaga dikirim ke Jepang dan mancanegara! 
Uniknya ada berita di koran, "pemotong dan pencuri kabel telepon 
ditangkap polisi". Usut-usut punya usut 
"sangpencuri" adalah penyalur logam tembaga untuk 
pengrajin "dandang" kuali dan ukiran wayang tembaga! Paradox! Salah 
satu penghasil tembaga terbesar didunia, 
tapi masih banyak yang tidak kebagian tembaga! Kemanakah tembaga 
kita ? Selain itu Sendok garpu stainless steel semuanya import! 
Padahal basisnya besi-nikel-krom yang saat ini jutaan ton mengalir 
dari tanah air ke negara industri! Coba tanya Pak Polisi dan Tentara 
kita! Timah panas dan kuningan 
pelurunya dari mana pak! Pasti import! Bijih nikel misalnya, cukup 
digali dari laterit yang tidak lain berupa tanah yang masih 
mengandung air. Kemudian "Tanah Air" ini diangkut dan masuk tongkang!

Negara Industri seperti Jerman, Jepang, Amrik dsb. ternyata pada 
awalnya maju karena industri berbasis pengolahan material, terutama 
baja, keramik, dan logam dasar! Info dari majalah material industry, 
ternyata raw material atau bahan baku hanya 10 hingga 20% bila 
dibandingkan diberi sentuhan industri dan 
teknologi! Selain lapangan pekerjaan 80%  belong to upstream 
industry! dan juga akan bertambah selaras dengan rantai industri 
material! Pernahkah  terbayang 
bila ada pabrik stainless steel di tanah air yang bahan besi dan 
nikel  dari Kalbar, Soroako, Pulau Obi, Waigeo ? Sampai kapan Tanah 
Air menjual Tanah Air ? 
Jeruk makan Jeruk kan sudah verboten! Kita tunggu political will 
dari pemerintah! Masih mau mempertahankan konsep "Ada BULOG", Ada 
SAWAH" tapi Ada BERAS...di Vietnam!..he he

Salam Tanah Air
Andri Subandrio

Kirim email ke