Maaf, Saya juga ikut sedih saat mendengar beritu tersebut. Tapi setelah berhari-hari melihat pemberitaan di media-media. Ada hal yang mengganjal di hati saya. Semua menyorot sosok Alm. Taufik. Apakah tidak ada seorang pun yang ingat kepada korban-korban lainnya ?
Mengapa kejadian ini tidak dimanfaatkan media untuk mengekspos tingginya tingkat kecelakaan serupa di jalur tersebut ? kecelakaan seperti ini tidak cuma terjadi sekali ini saja. Dan tidak di tempat itu saja. Tidak cuma keluarga Alm. Taufik yang mengalami musibah seperti itu. Ada puluhan, ratusan, dan bahkan ribuan jiwa yang terenggut oleh karena tidak ditegakkannya peraturan penggunaan jalan raya dengan benar. Bila menteri Perhubungan pun sempat panik dan mengeluarkan statement lucu tentang menghilangkan pintu sebelah sopir untuk kendaraan angkutan umum, mengapa tidak ada media yang bisa memanfaatkan hal ini untuk menekan pemerintah untuk memperbaiki masalah angkutan umum ini ? Janganlah sampai perginya alm. Taufik yang saya kagumi, dan yang kalian idolakan itu menjadi sia-sia, dan cuma menjadi sekedar sebuah berita kecelakaan yang lain saja. Regards, Paulus T.
