Cagub kita katro banget sich, tiap hari keliling Jakarta hanya untuk estafet
dari satu panggung kampanye ke panggung yang lain. Kenapa juga tidak
memanfaatkan teknologi kayak debat kandidat presiden di Amerika yang
menggunakan YouTube untuk disiarkan via CNN ?
Kalo masih tahap ndeso, mbok yach pake fitur sms aja dulu, nanti tv local
kayak JakTV atau O-Channel menyiarkan langsung saling adu argument antara Fauzi
Bowo vs Adang Darajatun. Jadi obral janji mereka bisa direkam dan ditayang
ulang untuk ditagih atas apa yang telah diumbarnya ke publik. Ketimbang
sekarang ini, yang ada cuma “perkelahian” iklan antara keluarganya si Doel vs
keluarga bang Bajuri.
Btw, Onengnya kok nggak nongol ? Mungkin takut disangka, orang O’on kok milih
Adang J. Sementara untuk karakter Bajuri yang suka dikadalin mertuanya masih
bisa muncul, juga figure sang emak yang otoriter ikutan nangkring. Jadi
karakter2 seperti itu yg mendukung "pembenahan" Jakarta ?
PS : berapa milyar sich budget yang dihabiskan untuk pasang iklan para cagub
ini untuk tayang di tv ? belum lagi di media cetak, radio, etc ? Siapa saja
para donator yang merelakan duitnya disumbangkan untuk ajang pilakada seperti
itu ?
Budi - JKT
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers