Budi terkenal sebagai murid yg nakal. Suatu hari di pelajaran sejarah, Pak Guru 
bertanya kepadanya:
Pak Guru: "Budi, siapa yg membunuh 7 pahlawan revolusi?"
Budi: "Bu, bu..bukan saya, Pak!"
Guru: "Kamu jangan main2, ya. Ayo, jawab, siapa yg membunuh 7 pahlawan 
revolusi?!!"
Budi: "Sungguh mati, Pak, bukan saya pembunuhnya!"
Guru: "Kamu itu memang murid yg nakal. Paling nakal. Besok Bapak kamu saya akan 
undang ke sini untuk membicarakan kenakalanmu hari ini."

Besoknya, Ayah si Budi datang memenuhi undangan dari Pak Guru. Pak Guru bilang 
sama ayahnya Budi: "Maaf, Pak. Anak Bapak yg namanya BUdi itu nakalnya minta 
ampun. Kemarin, saya tanyakan kepadanya, 'siapa yg membunuh 7 pahlawan 
revolusi,' masa dia jawab, bukan dia pembunuhnya?"

Ayah Budi menjawab, "Budi memang anak yg nakal. Maaf, atas kenakalan2nya, Pak. 
Saya akan biacara dgnnya sebentar. Walaupun nakal, dia biasanya takut sama 
saya."

Sekitar 1 jam berlalu. Ayah Budi kembali menemui Pak Guru. Katanya, "Pak Guru, 
saya sudah berupaya bicara baik2 sampai dgn keras kepada si Budi. Satu jam 
sudah saya mendesaknya. Ternyata, memang benar, bukan dia pembunuhnya!"

Kirim email ke