Penerbitan
Monthly Report on Religious Issues


Terhitung mulai Juli 2007 ini, the WAHID Institute akan menghadirkan Monthly
Report on Religious Issues setiap akhir bulan. Laporan ini dimaksudkan
sebagai laporan bulanan atas kasus-kasus yang terkait kebebasan beragama.
Juga akan dielaborasi berbagai hal lain terkait kebebasan beragama, baik
regulasi maupun fatwa-fatwa keagamaan.

Laporan bulanan ini juga diniatkan sebagai rintisan awal untuk menghimpun
data-data yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan laporan tahunan
terkait tingkat kebebasan beragama di Indonesia.

Memasuki Juli 2007, tampaknya kita belum bisa bernapas lega. Meskipun
sepanjang 2007 aksi-aksi kekerasan, terutama kekerasan atas nama agama,
frekuensinya menurun, namun ini ternyata hanya sementara. Tidak adanya –
lebih tepat, menurunnya – kasus kekerasan atau persekusi aliran-aliran
keagamaan yang dianggap sesat, tidak berarti itu menandai adanya pergeseran
paradigma keagamaan menjadi lebih toleran dan terbuka. Ketenangan itu hanya
fenomena sesaat yang bisa muncul kembali pada saat-saat tertentu.

Sepanjang Mei-Juni 2007 saja, setidaknya ada tiga kasus terkait kebebasan
beragama/berkeyakinan yang layak dicatat: Pertama, kasus penyesatan terhadap
Islam Sejati di Lebak Banten. Kedua, kasus penyerangan terhadap Jemaat
Ahmadiyah di Tasikmalaya. Dan ketiga, kasus pembubaran diskusi di Surakarta.

Tiga kasus ini menjadi sorotan Monthly Report on Religious Issues edisi
perdana ini. Selamat membaca!

selengkapnya klik:
http://www.wahidinstitute.org/indonesia/content/view/512/1/

Kirim email ke