http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=302109&kat_id=23

Rabu, 01 Agustus 2007  12:53:00

Indonesia dan Australia Resmikan 46 Sekolah Islam


Jakarta-RoL-- Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, dan Menteri 
Agama Muhammad Maftuh Basyuni,Rabu menghadiri upacara peresmian 46 sekolah 
menengah Islam (Madrasah Tsanawiyah) di MTs PSA Al Fauzan di Labruk Lor 
(Lumajang), yang dibangun dengan bantuan Australia.

Pembangunan ke-46 sekolah ini dimulai pada 2006 dan telah beroperasi pada tahun 
ajaran 2007, yang dimulai bulan Juli.  Duta Besar Farmer mengatakan 
sekolah-sekolah tersebut adalah bagian dari program bantuan Pemerintah 
Australia senilai Rp2,5 triliun yang akan digunakan untuk mendanai pembangunan 
atau pengembangan 2000 sekolah di 20 propinsi di Indonesia hingga 2009.

Pekerjaan pembangunan 275 sekolah-sekolah Islam lainnya akan dimulai pada 
minggu-minggu yang akan datang dengan tujuan dapat dipergunakan pada 
pertengahan 2008.

"Dari 2000 sekolah yang akan dibangun itu, 500 di antaranya adalah madrasah. 
Ini menunjukkan dengan jelas betapa pentingnya sekolah-sekolah Islam bagi 
sistem pendidikan di Indonesia, dan kepahaman Australia akan peran mereka dalam 
mendidik anak-anak Indonesia," kata Duta Besar Farmer.

Program konstruksi ini akan menciptakan lebih dari 330.000 tempat baru bagi 
pelajar sekolah menengah pertama antara usia 13 hingga 15 tahun, dengan sasaran 
utama anak-anak dari keluarga miskin dan daerah terpencil.

Sekolah Al Fauzan didirikan di atas tanah yang disumbangkan oleh bupati 
setempat dan Yayasan Al Fauzan untuk masyarakat umum.

Pekerja-pekerja setempat mendirikan sekolah ini dengan menggunakan bahan-bahan 
lokal. Seluruh sekolah yang dibangun dirikan berdasarkan penilaian yang 
menyangkut permintaan yang tidak terpenuhi, tingkat pendaftaran sekolah dan 
partisipasi masyarakat, demikian siaran pers dari Kedutaan besar Australia di 
Jakarta, Rabu.

"Australia terus menerus mendukung pendidikan di Indonesia, kami menyadari 
bahwa hal ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara signifikan," 
kata Duta Besar Farmer. Sebanyak 330 sekolah menengah pertama lainnya telah 
dibangun dengan bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional. Selain itu 
1200 sekolah umum dan sekolah Islam diharapkan akan selesai pada pertengahan 
2008. antara

Kirim email ke