Rekan-rekan ada yang tahu milis pengaduan Polda atau Ditjen Lapas  ???

M'bak....miris sekali membaca informasi ini. Memang parah.... mental 
"Oknum-oknum" petugas tersebut !!! + Harga dirinya ...??? . Kalau boleh tau 
ngga' itu petugas yang merazia (TKP dekat daerah kota...itu masuk Polres Metro 
Jakarta Barat ? atau Polres metro Jakarta Pusat ?
Saat penahanan "terdakwa" temannya tersebut, si keluarganya di berikan Surat 
Penahanan ??

Laporkan saja Oknum Polisi + Nomor kendaran/mobil Polisi tersebut ke Propam 
atau Provost Polda.
Duuuuuuuh....itu "oknum-oknum" ngga' ngerasakan penderitaan orang ( ...coba 
kalau dia yang ngalamin atau keluarganya...???). 
Turut prihatin yang dalam. 

Salam, Tomi Pahlevi


----- Original Message ----
From: Kaniasari <[EMAIL PROTECTED]>
To: Mediacare <[email protected]>
Sent: Thursday, August 2, 2007 8:44:42 AM
Subject: [mediacare] Hati2 kalo ada razia polisi

Sebenarnya masalah kalau dirazia polisi harus chek tangannya polisi itu dulu 
sudah kejadian lama. tapi mudah2an cerita dibawah ini bisa menyegarkan ingantan 
kita kembali.
 
============ ========= ========= ========= ========= ========= ========= 
========= ========= =====
Sorry kalo sebelumnya dah ada yang pernah 
posting. Gw dapet Fwd dari email. Jadi hanya sekedar sharing agar anda 
lebih waspada. Peace ^^ 

Mohon untuk dibaca walaupun hanya sekedar tahu, kalau nantinya ga mau peduli 
itu kembali ke diri kita masing2... 

Dear Rekan sekalian, 

Mungkin sebagian dari kita ada yg sudah tahu bahwa hukum di 
Indonesia ini benar2 BIADAB. Bayangkan, semua bisa dibeli dengan 
UANG.... 

Kemarin tgl 29 Juli 2007, saya ingin menjenguk teman saya yg 
katanya sudah 2bln ini msk penjara karena NARKOBA. Waktu bertemu dengan 
dia, kondisinya sangat berubah. Badannya kurus sekali, matanya merah, 
dan yang lebih tragis lagi dia seperti org kelaparan. 

Dia cerita tentang kejadian yg menimpanya. Tgl 9 Juni 2007, Teman 
saya ini pergi kedaerah kota untuk suatu keperluan. Sesampainya di 
jalan ternyata ada razia polisi. Kebetulan dia yang bawa mobilnya dan 
ada 1 teman lagi, jadi mereka berdua. Waktu pemeriksaan mereka berdua 
disuruh keluar dari mobil, mobil mereka digeledah. Dan betapa kagetnya 
teman saya itu waktu polisi memberitahu bahwa ada 2 butir ekstasi 
dibawah jok depan. Padahal semua teman saya itu bukan pemakai. Mereka 
juga tidak pernah pergi ke diskotik. Mereka meyakinkan polisi kalo itu 
semua bukan milik mereka. Mereka bersedia untuk tes darah tapi 
polisinya malah memarahi bahkan menampar kedua teman saya itu. Pada 
saat teman2 saya tidak bisa apa2 lagi, polisi mengambil semua barang2 
berharga teman saya itu ( Dompet, Jam, HP ). Yang lebih parahnya lagi 
polisi itu menyuruh mereka untuk mengakui kalau Barang haram tersebut 
milik mereka. Bersumpah dengan nama Tuhan pun kayanya sudah ga mempan, 
akhirnya dengan pasrah teman2 saya itu mengiyakan semua perintah polisi 
tersebut karena kalau tidak, mungkin mereka akan dianiaya terus. Teman2 
saya itu kemudian di borgol lalu disuruh masuk ke mobil polisi 
tersebut. Didalam mobil,polisi mulai nego harga dengan teman2 saya. 
Mereka disuruh menyerahkan 2juta /org mlm itu jg, maka mereka akan 
dilepaskan. Sewaktu teman2 saya mengiyakan permintaan mereka, TIM BUSER 
dari SCTV datang, jadi perjanjian itu tidak jadi terlaksana. Dengan sok 
gagah polisi2 itu dengan arogannya menarik teman2 saya itu kluar mobil 
dan memberi penjelasan ke TIM BUSER tersebut kalau teman2 saya itu 
adalah pemakai. Singkat cerita teman2 saya itu dibawa ke polres. Disana 
mereka dikurung selama 1bln dan baru kamis tgl 26 Juli 2007 kemarin 
mereka dipindahkan ke Rutan Salemba. Perlu diketahui juga, mereka 
pindah ke Rutan pun harus bayar Rp 7.000.000 /org. Ternyata penderitaan 
mereka blm selesai sampai disitu. Mereka blg kalau mereka mau bebas, 
mereka hrs membayar Rp 90.000.000 / org kepada polisi tersebut dan 
kasus mereka pun secara otomatis akan ditutup. Sungguh biadab sekali 
moral2 org2 itu. Perlu diketahui jg kalau didalam rutan itu d ika sih 
makan sehari 2x dan nasinya bukan putih warnanya tetapi kuning. Didalam 
makanan tersebut sudah dicampur dengan bumbu supaya para napi akan 
merasakan badannya lemas. Ditiap blok2 tahanan jg bebas. Mereka ada yg 
memakai narkoba dan itu bisa terjadi bila mereka2 sang pengguna member 
ika n uang sebagai uang tutup mulut kepada petugas2 tersebut. 

Rekans, sewaktu saya dan teman2 saya ingin menjenguk pun tidak 
kalah biadab nya para petugas2 tersebut. Dari pintu depan kita lapor 
dan KTP kita ditaro, mereka minta uang administrasi Rp 5.000, trs 
pindah loket utk taro HP karna disana kita ga blh bwh hp, kita byr lagi 
Rp 5.000, msk pintu utk pemeriksaan badan pengunjung byr lg Rp 5.000. 
Sampai lah kita pada pintu terakhir dimana kita bisa bertemu dengan 
teman saya tersebut. Saya dan teman2 saya msk ke sebuah ruangan. Tapi 
sebelum kami bertemu dengan teman2 kami tersebut, kami hrs membayar Rp 
10.000 untuk ongkos panggil teman saya yg di sel. 10 menit berlalu tapi 
teman kami tdk kunjung datang. Petugas gadungan itu dtg lagi dan 
memberitahu kami bahwa teman kami tdk ada di sel. Petugas itu 
menawarkan jasanya kembali, dia akan mencari teman2 kami bila kami 
membayar lagi Rp 10.000. Akhirnya dengan perasaan kesal, kami ksh lagi 
uang tersebut. Sumpah!!! keadaan di ruangan tersebut bnr2 menger ika n. 
Kotor, sumpek, bau. Ternyata itulah ruangan pertemuan antara napi dan 
penjenguk. Disana semua napi dan penjenguk bisa leluasa melakukan 
adegan2 sronok. Ciuman bibir, pegang2 alat2 vital, mereka smua tdk malu 
utk melakukan hal tersebut. Mungkin smua itu bentuk pelampiasan rasa 
rindu antara si napi dan si penjenguk. Yang lebih parahnya lagi, bagi 
para napi yg menerima tamu, mereka diwajibkan membayar uang Rp 50.000 
ke petugas. Jadi setelah selesai bertemu dengan teman saya tersebut 
mereka kami beri uang Rp 100.000 utk mereka msk lagi kedalam. Kalau 
mereka tdk membayar, mereka akan dipukuli. Sungguh biadab nya negara 
kita ini!!! 

Perlu diketahui juga didepan pintu masuk tertulis " TIDAK DIPUNGUT BIAYA 
APAPUN". Tapi apa kenyataan nya??? 

 

 






       
____________________________________________________________________________________
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story. Play 
Sims Stories at Yahoo! Games.
http://sims.yahoo.com/  

Kirim email ke