Negara Gagap Menyikapi Kekerasan Atas Nama Agama
Jakarta, wahidinstitute.org Masih banyaknya ganjalan dalam praktek kebebasan beragama di Indonesia karena negara gagap menghadapi pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama. Hal itu terungkap dari hasil riset the WAHID Institute di sejumlah daerah saat dipaparkan dalam diskusi bertema Menyoal Komitmen Negara terhadap Jaminan Kebebasan Beragama di Indonesia. Acara lembaga yang digagas KH Abdurrahman Wahid di Grand Flora Hotel, Kemang, Jakarta, Selasa (31/07/2007), ini menghadirkan tiga peneliti the WAHID Institute, yaitu Nurun Nisa, Rumadi, dan M. Subhi Azhari, yang memaparkan hasil risetnya. Cendekiawan NU Ulil Abshar-Abdalla dan anggota F-PDIP Theodorus Jacob Kookrits didapuk sebagai penanggap utama. http://www.wahidinstitute.org/indonesia/content/view/519/52/
