Mungkin ini yang diinginkan sebagian orang mas, dan mungkin sebagian di milis ini ha ha ha Densus 88 kita ganti dengan preman tanah abang dan sejenisnya dipersenjatai...
makin rame republik mimpi ini... Salam Danardono --- In [email protected], Hardi Baktiantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Nggak kebayang kalau Densus 88 dibubarkan dan gantian orang - orang > tak berseragam bawa clurit, tombak dan parang yang melakukan tugas > polisi. dalam melaksanakan tugasnya, muka mereka ditutupi sarung > terus menggenggam batu. > Gila. > > HB > > > On Aug 3, 2007, at 5:11 AM, Sunny wrote: > > > > > http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=2899&ses= > > > > 03 Agustus 2007 06:15:21 > > > > > > > > Gugatan Pembubaran Densus 88 Diwarnai Protes > > > > > > > > > > JAKARTA-Sidang gugatan pembubaran Detasemen Khusus (Densus) 88 > > Antiteror Mabes Polri kembali digelar di PN Jakarta Selatan, > > kemarin. Agenda persidangan adalah mendengarkan jawaban atas > > tanggapan tergugat. > > > > > > > > Suasana persidangan diwarnai aksi protes. Salah satu penggugat, Abu > > Bakar Baasyir, memprotes persidangan yang berlangsung molor tiga > > jam lebih dari jadwal 09.30. Pengasuh Pesantren Al-Mukmin Ngruki > > ini mengajukan keberatan langsung kepada Wahjono selaku ketua > > majelis hakim. `'Saya minta hakim tegas menentukan mulainya > > persidangan. Saya minta, agar persidangan tidak molor terlalu > > lama,'' kata Baasyir. > > > > > > Baasyir bersama dengan tim pengacaranya bahkan sempat mendatangi > > ruang Ketua PN Jakarta Selatan Andi Samsan Nganro untuk > > menyampaikan protes. > > Namun, protes Baasyir akhirnya ditanggapi Wahjono. Dia mengakui, > > tidak bisa memastikan jadwal persidangan. Sebab, pengadilan > > memprioritaskan jadwal persidangan yang telah siap sebelumnya. > > `'Siapa yang duluan, ya kami dahulukan,'' jelas Wahjono. Hakim > > senior ini berjanji akan menggelar persidangan lanjutan sesuai jadwal. > > > > > > Dalam persidangan kemarin, pengacara Baasyir, Achmad Michdan, > > mengajukan jawaban atas tanggapan Mabes Polri selaku kubu tergugat. > > Dalam tanggapannya, Michdan menegaskan, Baasyir bertindak atas nama > > pribadi dan mewakili para korban penangkapan oleh petugas Densus > > 88. `'Baik klien saya maupun korban penangkapan, sama-sama menjadi > > korban rekayasa proses penangkapan,'' jelas Michdan. Dia minta > > majelis tetap melanjutkan persidangan dengan memeriksa pokok perkara. > > > > > > Menurut Michdan, kliennya tidak menuntut ganti rugi, namun lebih > > meminta permohonaan maaf pada korban penangkapan, sekaligus minta > > pembubaran Densus 88. > > > > > > Sidang akan dilanjutkan pada 9 Agustus mendatang dengan agenda > > pembuktian dari kedua belah pihak. (agm) > > > > > > > > > > > > Hardi Baktiantoro > COP I Centre for Orangutan Protection > COP hadir karena orangutan harus dilindungi, terutama dari kekejaman > dan kejahatan perusahaan perkebunan kelapa sawit. > Tidak seharusnya orangutan sebagai kerabat dekat manusia hanya > dibantai untuk memenuhi target keuntungan bisnis. > Mari kita selamatkan satwa kebanggaan bangsa Indonesia. >
