Hhuuu… menyaksikan format “katro” debat kandidat cagub DKI yang tayang sabtu
malam kemarin, kok mirip anak SD ikutan cerdas cermat ? Sang panelis tanya,
sang kandidat menjawab. Mestinya yang namanya debat tuch para kandidat
mengutarakan mengapa program yang dia susun lebih layak ketimbang pesaingnya,
mencari kelemahan visi dan misi yang diungkap competitor dan mempromosikan
kelebihan program yang mau dilakukannya.
Yang ada malah nanya nggak mutu “apa keunggulan kumis” ? Nggak tanya kenapa
rakyat Jakarta saat wagubnya Fauzi Bowo kok bisa kebanjiran. Eh, boleh tahu
nggak IQ-nya pak Adang vs Foke berapa ? Mungkin bisa ditest “kadar ngibulnya”
lewat adu catur… J
Lain kali kalau mau bikin acara debat, belajar dulu ama mahasiswa...
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers