Benar kata mbah Tarjo, orang Indonesia itu kurang kerjaan saja, yang aneh2 
saja yang dibahas, padahal sama sekali bukan hal yang aneh.

Dari detik.com , saya baru tahu bahwa yang dipertanyakan itu rupanya adalah 
video klipping (semoga saya tidak salah tafsir, kalau bukan itu yang 
dimaksud, ya maaf saja) yang ada orang baris nyanyi Indonesia Raya versi 3 
kuplet itu. Lah, itu kan video biasa saja yang ada di dokumentasi kearsipan 
Belanda (dan mungkin juga Jepang). Indonesia mungkin juga punya, tapi karena 
orang Indonesia itu jorok, nggak bisa ngerawat barang, maka mungkin juga 
sudah hilang.

Tahun 80an awal, ada video dokumenter yang berjudul: "Onze Indonesie voor 
Indonesien (sorry kalau ejaan londonya salah), kamsudnya: "Indonesia Kita 
Untuk Orang Indonesia". Isinya ya dokumenter biasa, bikinan Belanda. Tentang 
proses kemerdekaan Indonesia, menurut  versi Belanda, Inggris, Jepang, dan 
Indonesia. Dari Indonesia yang diwawancarai a.l Ruslan Abdulgani, dll. Yang 
dari Jepang, para mantan serdadu/perwira.  Pokoknya biasa2  sajalah

Waktu adegan Jepang masuk, digambarkan, mereka datang naik sepeda pancal 
dari Anyer, dst. Kemudian tampak Bung Karno baju putih-putih tereak2: 
Inggris kita linggis, Amerika kita setrika! Nyuruh orang berangkat romusha 
(nggak salah kan kalau Londo bilang BK itu kolaborator Jepang? :-)))) . 
Kemudian muncullah lagu Indonesia Raya "misterius" yang sama sekali tidak 
misterius itu. {Pakai subtitel juga, jadi jelas liriknya). Tentu saja lagu 
ini diambil/dicuplik dari arsip setempat (Belanda, meski bikinan departemen 
propaganda Jepang).

Lagu versi zaman Jepang itu memang untuk  propaganda, bukan versi "asli". Di 
zaman Wolanda, mana berani ada kata Indonesia Raya MERDEKA,  MERDEKA segala. 
Onzijn lah itu (nggak mungkin). Pak Guru Sejarah saya juga ngajarkan, waktu 
Jepang datang, isu yang diangkat kan kemerdekaan Indonesia/Asia. Yang benar 
larik itu berbunyi: Indones mulia, mulia (paling nggak, itu menurut almarhum 
Ayah saya yang waktu tahun 1928 berusia SD dan sudah sekolah). Indones nya 
saya nggak tahu ejaannya, nggak bisa coro londo soalnya.

Menurut Remy Silado, kalau nggak salah, iramanya yang asli juga bukan mars, 
tapi walsa. Dan yang juga penting, Remy,  dengan mencuplik pendapat Amir 
Pasaribu, yang pernah bikin geger di tahun 1950-an, mengatakan bahwa ada 
birama-birama di lagu itu yang rupanya .... nyontek lagu lain. Waduh!

 Tapi nggak apalah, lagu kebangsaan Malaysia  toh berasal dari lagu pop 
Indonesia: Terang Bulan, juga. Sehat-sehat saja tuh bangsanya.

Jadi, di mana letak makna "berita" dari Indonesia Raya versi aneh tadi, wong 
videonya sudah sering diputar, dan liriknya di buku SD juga ada?

gono

Re: Teks Lengkap Indonesia Raya
Posted by: "tito imanda" [EMAIL PROTECTED]   menjadi
Sun Aug 5, 2007 10:15 pm (PST)
hehehe...

pada heboh amat sih gara2 Roy Suryo? mustinya generasi saya yang SD-nya
kira2 20an tahun yang lalu udah gak kaget lagi, wong teks lengkap itu
tertulis
lengkap di buku Lagu2 Wajib Nasional (dan ditanya pas ujian PSPB). Tapi
mungkin udah pada lupa kali yee..

Btw, buku ini satu seri sama buku Lagu2 Daerah. Kalau gak salah lengkap ada
syairnya juga not angka. Saya lupa penerbitnya. Ada yang masih punya seri
ini
gak yaa...?

salam,
tito

On 8/5/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Petikan teks lengkap Indonesia Raya (EYD sesuai pelafalan dalam lagu),
> yang videonya dapat dilihat di alamat berikut: http://www.youtube.
> com/watch?v=6QvyLkdl1_s
>
> Indonesia Raya
>
> Indonesia tanah airku,
> Tanah tumpah darahku.
> Di sanalah aku berdiri
> Jadi pandu ibuku.
> Indonesia kebangsaanku,
> Bangsa dan Tanah Airku.
> Marilah kita berseru
> "Indonesia bersatu."
> Hiduplah tanahku,
> Hiduplah negriku,
> Bangsaku, Rakyatku, semuanya.
> Bangunlah jiwanya,
> Bangunlah badannya
> Untuk Indonesia Raya.
>
> CHORUS:
> Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
> Tanahku, negriku jang kucinta.
> Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
> Hiduplah Indonesia Raya.
> Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
> Tanahku, negriku jang kucinta.
> Indonesia Raya, Merdeka, Merdeka
> Hiduplah Indonesia Raya.
>
> Indonesia Tanah yang mulya,
> Tanah kita yang kaya.
> Disanalah aku berada
> Untuk s'lama-lamanya.
> Indonesia Tanah pusaka,
> P'saka Kita semuanya.
> Marilah kita mendoa,
> "Indonesia bahagia!"
> Suburlah tanahnya,
> Suburlah jiwanya,
> Bangsanya, Rakyatnya semuanya.
> Sadarlah hatinya,
> Sadarlah budinya
> Untuk Indonesia Raya.
>
> CHORUS
>
> Indonesia Tanah yang suci,
> Tanah kita yang sakti.
> Disanalah aku berdiri
> 'Njaga ibu sejati.
> Indonesia Tanah berseri,
> Tanah yang aku sayangi.
> Marilah kita berjanji:
> "Indonesia abadi!"
> S'lamatlah Rakyatnya,
> S'lamatlah putranya,
> Pulaunya, lautnya semuanya.
> Majulah Negrinya,
> Majulah Pandunya
> Untuk Indonesia Raya.
>
> CHORUS
>
>

Kirim email ke