Dari QuickCount, tampaknya sudah tidak ada harapan lagi untuk
Adang-Dani. So, saya mengucapkan selamat atas kemenangan Foke.

Saya salut dengan Adang yang berjanji untuk mendukung Foke, jika Foke
menang, dan semoga tidak ada clash horizontal menyusul proses Pilkada
ini. Dan angka yang diraih Adang, ternyata sangat besar, jauh lebih
besar dari perkiraan LSI, dan survey selama ini. Artinya memang
strategi 1:19 tepat, kalau tidak, Foke tentu akan tamat. Ucapan
terimakasih paling banyak tentu ke PAN dan PKB yang tidak jadi
meluncurkan Sarwono-Jeffry.

So, pertanyaannya, apakah Foke bisa survive hingga 2012 tanpa kasus?
No one really knows. 

Sahabatnya ketika Pilkada, juga menjadi "musuh"-nya ketika pelaksanaan
program pembangunan. Kalau Foke terlalu memberi angin (=proyek) kepada
pendukungnya, sama saja mengkhianati rakyat. Kalau Foke mau pro
rakyat, tentu jangan mau ditekan oleh pendukungnya.

Apakah KPK akan punya banyak pekerjaan di DKI? Ini yang menarik untuk
kita tunggu....

PKS? Anda belum tamat. Kalau Anda bisa memanfaatkan momentum ini
sebagai oposisi yang konstruktif, dan bisa membantu menemukan
penyimpangan yang (bakal) terjadi, you even can grow more on 2009.

--- In [email protected], "felix_milis" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Saya paham, Pak Martin ini memang proponent dari Pak Fauzi Bowo, dan
> kesan untuk mengkampanyekan beliau, juga secara implisit saya pahami.
> Saya rasa Pak Martin nggak perlu terlalu kuatir, karena LSI sudah
> bilang Fauzi Bowo menang, jajak pendapat Kompas, juga mengisyaratkan
> demikian. Dana kampanye berlimpah, dukungan pengusaha sangat luas, dan
> kebetulan beliau incumbent, yang notabene bisa menggunakan fasilitas
> negara untuk kampanye, kurang apalagi? (Kita juga tahu, kenapa kok Pak
> Wimar Witoelar bisa didepak dari Gubernur Kita JakTV?)
> 
> Ok, Pak Martin, mari kita tunggu saja QuickCount yang terkenal ampuh
> untuk prediksi itu nanti malam?

Kirim email ke