Salam,
Saya ingat komentar Sophia Latjuba, beberapa tahun
lalu, ketika foto iklan sabun mandi yang
dibintanginya dioret-oret di Mampang Pramatan oleh
ormas Islam militan.
"Saya nggak bisa bicara dengan orang seperti itu.
Jelas kecerdasannya di bawah saya. Jadi nggak level,"
komentarnya di infotainment, dengan ekspresi cuek.
Saya tertawa geli.
Selama ini, saya cuma mengira Sophia Latjuba simbol
sensualitas, ternyata dia juga bisa memperlihatkan
kecerdasannya.
Dan saya setuju dengan pendapatnya. Islam
fundamentalis militan dan anarkis, yang
menggembar-gemborkan Syariat Islam memang tidak level
dan tidak kompatibel dengan peradaban modern di masa
kini.
Wassalam,
Dimas.
--- aan_mm <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Salam,
> Hmm... Kayaknya positif aja, tuh. Begitulah
> seharusnya ketegasan yang
> dibuat di negeri-negeri yang komit menjalankan
> Syariat ISlam. Tapi
> biar bagaimana pun pasti banyak juga orang-orang
> munafik dan musyrik
> yang gak senang. Apalagi pemilik iklannya.
>
> Salam,
> Muhammad Subhan
>
> --------------------
>
> TIDAK BERBUSANA MUSLIM : GAMBAR MODEL IKLAN
> PEREMPUAN DIPOLES CAT
>
> 11 Aug 2007 @1:25:13 oleh hm
> Banda Aceh (TR) - Kalau kebetulan Anda berkunjung ke
> Banda Aceh,
> jangan heran jika melihat keanehan di sejumlah
> baliho dan papan
> reklame yang terpasang di jalan-jalan.
>
> Keanehan itu khususnya pada sejumlah baliho atau
> billboard yang
> menggunakan model iklan perempuan. Wajah-wajah
> perempuan itu dipolesi
> cat hitam, sampai ke leher.
>
> Tak hanya wajah, di beberapa billboard dan baliho,
> pengecatan juga
> dilakukan di bagian pinggang sampai ke paha. Mungkin
> hal ini
> dilakukan karena si model memakai celana yang agak
> ketat.
>
> Tapi anehnya, pakaian si model yang juga ketat dan
> menunjukkan lekuk-
> lekuk tubuhnya dibiarkan begitu saja. Ada juga, yang
> dipolesi cat
> seluruh tubuhnya. Selain dipolesi, ada pula yang
> ditutupi dengan
> kain.
>
> Aksi ini menyusul larangan yang dikeluarkan
> Pemerintah Kota Banda
> Aceh karena gambar-gambar itu dinilai tidak
> mencerminkan Syariat
> Islam. Pasalnya, sejumlah perempuan yang berpose di
> sejumlah baliho
> dan billborad itu tak berbusana muslim.
>
> "Saya telah meminta kepada produsen untuk menutup
> model reklame itu,
> karena dinilai tidak mencerminkan syariat Islam dan
> juga kita
> mendapat protes dari dari DPRK Banda Aceh," ujar
> Kadispenda Kota
> Banda Aceh, Mairul Hazami, Kamis (9/8).
>
> Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, M Natsir
> Ilyas
> mengatakan, model-model perempuan tersebut selain
> tidak memakai
> jilbab, juga mengenakan baju lengan pendek dan
> ketat.
>
> Tak hanya itu, di beberapa billboard, para model
> perempuan itu
> berdampingan dengan laki-laki yang tidak diketahui
> muhrimnya atau
> bukan.
>
> "Hal ini bukan maksud untuk mempersempit ruang gerak
> reklame, tetapi
> diharapkan produsen bisa menyesuaikan dengan kondisi
> di kota Banda
> Aceh saat ini," terangnya.
>
> Dia berharap, agar produsen produk-produk tersebut
> dapat menyesuaikan
> produk iklannya dengan kondisi Banda Aceh. Misalnya
> model iklan yang
> memakai perempuan, diharapkan berbusana
> muslim.(b-acehpost)
>
>
____________________________________________________________________________________
Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car
Finder tool.
http://autos.yahoo.com/carfinder/