ya ya memang agama itu kan diadakan untuk menghancurkan dan memecah 
belah..apalagi bagi orang indonesia pada umumnya dan khususnya seperti warga 
daerah sukapura itu, yg mencoba menjadi TUHAN atas orang lain, dengan 
mengatasnamakan agama..padahal kata "agama" sendiri berasal dari bahasa 
sansekerta, u/a (tidak) dan gama (kacau)..jd seharusnya agama ada kan utk 
membuat jd tdk kacau, tp diantara orang2 yg berpikiran sempit dan -maaf- bodoh 
sprti banyak sekali manusia indonesia, agama itu justru mnjadi alasan untuk 
melegalkan prilaku destruktif dan kekerasan..

-silly.wamosir-

 ----- Original Message ----
From: RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, 22 August, 2007 9:48:38 PM
Subject: [mediacare] Netral Agama









  


    
            Netral Agama

Oleh Anick H.T.

15/08/2007



Sejauh ini, justru Perber itu digunakan oleh massa pro-kekerasan 

untuk bukan saja menuntut perijinan pembangunan gereja, namun juga 

menuntut hengkangnya warga Nasrani dari kampung mereka.



Sudah sejak 1997, jemaat Gereja Pantekosta Imanuel Sukapura 

beribadah di suatu lokasi yang tak bisa disebut layak. Karena 

statusnya hanya lahan pinjaman, mereka membangun semacam bedeng 

untuk beribadah. Jadilah bedeng itu sebagai gereja, tanpa aral 

sedikitpun. Setiap tahun, mereka juga ikut berpartisipasi dalam 

peringatan Idul Fitri yang dirayakan oleh para tetangganya yang 

muslim. Begitu juga ketika Natal, para tetangga mereka yang muslim 

berdatangan sekadar mengucap selamat kepada para jemaat yang 

merayakannya.



Sebelum mendapat pinjaman lahan tersebut, sejak 1989 mereka 

beribadah dari rumah ke rumah. Kegiatan ini juga beberapa kali 

mendapat tentangan lain lagi, mengingat Surat Keputusan Bersama 

(SKB) Dua Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1969 

yang berlaku saat itu melarang rumah tinggal sebagai tempat ibadah.



Sampai 15 April 2007 lalu, ketika si pemilik lahan hendak memakai 

tanah tersebut, pihak gereja harus berpindah ke lokasi baru yang 

sebenarnya juga sudah dipersiapkan selama 10 tahun, bahkan sudah 

bersertifikat gereja. Sejak 29 April 2007, sampai minggu kemarin, 

warga sekitar lahan kosong tersebut menolak diadakannya kegiatan 

ibadah di tempat tersebut dan beberapa kali memblokir jalan masuk 

gereja. Sejak itu pula, 400 jemaat pemakai gereja tersebut 

menjalankan ibadahnya dalam situasi mencekam, dan bahkan sempat 

beribadah di jalanan. Teriakan "bakar", "usir", "hancurkan" sudah 

terlalu sering mengiringi ibadah khidmat mereka. 



Sejak itu pula aparat kepolisian maupun pemerintah setempat tak 

kunjung menemukan solusi yang menentramkan dan berorientasi 

kerukunan. Justru yang terlihat di lapangan adalah pembiaran 

terhadap anarkisme massa yang mengatasnamakan mayoritas itu. Bahkan 

dalam beberapa kasus menyangkut agama seperti ini, nampak nyata 

bahwa mereka berpihak kepada kaum pro-kekerasan yang sejatinya anti-

konstitusi. Mungkin karena aparat negara ini juga beragama.



Sementara di sisi lain, Peraturan Bersama (Perber) Menteri Agama dan 

Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 yang 

mengatur pendirian rumah ibadah, alih-alih menjadi aturan yang 

berorientasi pada pemeliharaan kerukunan, justru malah menjadi 

justifikasi untuk mempersulit, untuk tidak mengatakan memustahilkan, 

pendirian rumah ibadah kaum minoritas. 



Sejauh ini, justru Perber itu digunakan oleh massa pro-kekerasan 

untuk bukan saja menuntut perijinan pembangunan gereja, namun juga 

menuntut hengkangnya warga Nasrani dari kampung mereka.



Gereja Sukapura hanyalah satu kasus betapa aparat dan aturan hukum 

yang sejatinya ada untuk menjaga harmoni, justru menjadi alat 

pemecah belah masyarakat.



Masih ada beberapa Gereja HKBP di Jatimulya, GKI Jatibening, Gereja 

Baptis Bojongmenteng, Bekasi, dan beberapa gereja di Tangerang yang 

dengan modus yang hampir sama mengalami diskriminasi dan penutupan 

paksa. Rasanya sudah hampir 62 tahun kita merdeka. Rasanya 

konstitusi kita juga menjamin kemerdekaan setiap warga negara ini 

untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. Rasanya Perber 

Tahun 2006 juga diberlakukan dalam semangat untuk mengakui bahwa hak 

beragama adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam 

keadaan apapun; bahwa pemerintah berkewajiban melindungi setiap 

usaha penduduk untuk melaksanakan ajaran agama dan beribadah. 

Rasanya sebagai bangsa kita sudah sepakat bahwa negara ini bukan 

negara agama.



Rasanya sudah saatnya kita bertanya ulang kepada aparat pemerintah 

kita: sudahkah mereka netral-agama dalam menjalankan tugas negara? 

Sudahkah mereka ber-Indonesia? 





    
  

    
    




<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a {
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc {
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o {font-size:0;}
.MsoNormal {
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq {margin:4;}
-->








      ___________________________________________________________
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it
now.
http://uk.answers.yahoo.com/ 

Kirim email ke