Seiring menjamurnya media massa paska reformasi, pasar
untuk media massa Islam pun terbuka lebar.  Sebagai
penduduk mayoritas, pasar muslim tentu merupakan ceruk
pasar yang menjanjikan. Sebagian media massa Islam
berhasil memanfaatkan pasar dengan sentimen agama ini.
Salah satunya Hidayah, media yang mengangkat
kisah-kisah mistik dalam Islam. Media yang berdiri
sejak tahun 2000 lalu berhasil mendongkrak oplahnya
hingga hampir 350 ribu di tahun 2005. Angka yang
fantastis untuk ukuran majalah Islam di tanah. Media
ini pula yang memicu munculnya tren sinteron mistik di
layar kaca. Sebelumnya Sabili berhasil bertengger
sebagai majalah dengan tiras hampir 120 ribu kopi. 

Tahun 2006 lalu bisa dianggap masa-masa sulit untuk
pertumbuhan media massa. Penyebabnya, melemehnya daya
beli masyarakat seiring melambungnya harga minyak.
Omset media-media massa tahun lalu konon turun hampir
50 persen. Tak sedikit media tumbang. Di saat yang
sama, anehnya produk berlabel agama justru mulai
merangkak naik. Sebut saja, bank-bank syariah yang
mulai mendapat minat di hati publik muslim tanah air.
Bagaimana tren pasar media Islam dan publik muslim
saat ini. Temukanya jawabannya dalam Diskusi Komunitas
Kopi Sore “Membaca Peta Pasar Media Islam” pada:

Hari/Tanggal : Jumat, 24 Agustus 2007
Waktu : 16.00 s.d. selesai  
Tempat : Kafe dan Toko Buku Hybrid, Jl. WR. Supratman
Kp. Utan Ciputat Tangerang (Depan Villa Graha Hijau I,
sebelum kampus UIN Jakarta). 

Pembicara: M. Ridwan, Pemimpin Redaksi Majalah Hidayah

Contact person : (Fathuri) 021-828 1053, (Endang)
021-7114 6866



       
____________________________________________________________________________________
Choose the right car based on your needs.  Check out Yahoo! Autos new Car 
Finder tool.
http://autos.yahoo.com/carfinder/

Kirim email ke