SUARA PEMBARUAN DAILY
---------------------------------
Kenaikan Tarif Tol Dongkrak Harga Sembako Gula Bakal Mencapai Rp 8.000
Per Kg [JAKARTA] Kenaikan tarif di 13 ruas tol yang berlaku mulai Selasa
(4/9), dipastikan akan memengaruhi biaya produksi dan distribusi barang,
khususnya bahan-bahan pokok. Kenaikan tarif tol yang berkisar Rp 1.000-Rp 4.000
per ruas tol, akan diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok yang
diperkirakan mencapai 10-40 persen. Khusus harga gula pasir, akibat kenaikan
tarif tol akan naik 10-20 persen. Harga di pasar yang saat ini Rp 6.400-Rp
6.500 per kg, dalam waktu singkat diperkirakan akan melonjak hingga mencapai Rp
7.000-Rp 8.000 per kg. Ekonom dari Institute for Development of Economics and
Finance (Indef), Fadhil Hasan, Selasa pagi menilai, keputusan pemerintah
menaikan tarif tol tidak wajar. Hal itu mengingat kondisi masyarakat masih
dibebani dengan beberapa kenaikan harga bahan pokok, yakni minyak goreng dan
minyak tanah. Menurut Fadhil, pemerintah tidak mampu melihat secara
jeli kebutuhan dan masalah sosial ekonomi yang ada di tengah-tengah
masyarakat. Akibatnya, kebijakan yang diambil tidak pernah memihak kaum kecil.
"Pemerintah tidak memikirkan dampak jangka panjangnya, terkait dengan kenaikan
tarif tol. Mungkin, yang dipikirkan hanya mencari keuntungan. Sementara
pengaruhnya terhadap distribusi dan produksi bahan-bahan pokok tidak menjadi
hal penting bagi pemerintah," ujar Fadhil. Kenaikan harga sembako, khususnya
menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, memang sukar dikendalikan.
Mempertimbangkan hal itu, pemerintah seharusnya bisa mengurangi beban rakyat
dengan menunda kenaikan tarif tol. Setidaknya, menurut Fadhil, pemerintah bisa
melihat kondisi yang tepat untuk menaikan tarif tol. "Saat ini, pemerintah
seperti berlomba-lomba menaikan harga baik dari segi pelayanan publik maupun
harga komoditas barang bagi masyarakat," tambahnya. Harga Gula Sementara
itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula dan Terigu Indonesia, Natsir Masyur,
kepada SP, di Jakarta, Senin (3/8) mengungkapkan, kemungkinan besar harga gula
di pasar akan meningkat sampai 10-20 persen per kg. Saat ini, harga gula di
pasar masih berada di kisaran Rp 6.400-Rp 6.500 per kg, dikhawatirkan bisa
mencapai Rp 7.000-Rp 8.000 per kg. Khusus untuk kebutuhan gula di DKI
Jakarta, konsumsi rumah tangga per tahun diperkirakan mencapai 150.800 ton.
Kebutuhan itu ditopang oleh pengiriman gula dari Lampung dan Jawa ke Jakarta
sebanyak 500 ton per hari. Sementara itu, ongkos pengiriman gula ke Jakarta
dan sekitarnya mencapai Rp 75 juta sekali jalan. Dengan kenaikan tarif tol di
dalam dan luar Jakarta, ongkos angkut gula diperkirakan naik 10-20 persen,
sehingga bisa mencapai Rp 90 juta sekali jalan. "Kalau ongkos angkut gula dari
dan ke Jakarta naik, otomatis harga gula juga naik. Kita lihat saja nanti,
berapa harga gula di pasar-pasar tradisional dan pasar ritel modern," ujar
Natsir. Dia mengungkapkan, sebelum tarif tol dinaikan biaya distribusi
gula sudah besar. "Saya khawatir daya beli masyarakat akan melemah. Apalagi
momentum kenaikan tarif tol tersebut berdekatan dengan puasa dan Idul Fitri,"
ujar Natsir. Sebelum tarif tol naik, harga jual gula dalam lelang di pabrik
gula ke pedagang besar lebih dulu dinaikkan dua persen, yaitu dari Rp 5,676
juta menjadi Rp 5,678 juta per ton. Selanjutnya, pedagang besar juga menambah
kenaikan harga sebesar dua persen ke pedagang menengah menjadi Rp 5,792 juta
per ton. Pedagang menengah pun menambahkan ongkos angkut sebesar Rp 150.000
per ton, dan ongkos bongkar muat Rp 50.000 per ton, sehingga harga gula dari
pedagang menegah mencapai Rp 5,992 juta per ton. Pedagang menengah memberi
harga ke pedagang eceran dengan kenaikan empat persen, menjadi Rp 6,232 juta
per ton. Harga tersebut masih ditambah lagi dengan biaya pembungkus atau
kemasan Rp 100.000 per ton, bunga bank sebesar satu persen yakni Rp 62.322, dan
biaya susut sebesar 0,50 persen yakni Rp 31.161. Dengan
demikian, harga gula di pengecer mencapai Rp 6,425 juta per ton, atau sekitar
Rp 6.400 per kg di tangan pembeli. "Saya yakin biaya produksi dan distribusi
gula tersebut akan melonjak setelah kenaikan tarif tol diberlakukan hari ini
(Selasa 4/9, Red). Jadi, masyarakat harus bersiap-siap," tambahnya. [EAS/A-17]
---------------------------------
Last modified: 4/9/07
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.