Refleksi: Kalau jago-jago korupsi menjadi tuan rumah konferensi antikorupsi 
internasional, apakah usha mereka akan membantu menghabiskan korupsi ataukah 
sekadar mencantikan mudah bopeng dengan bedak? 

http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=305612&kat_id=23
Senin, 03 September 2007  20:01:00


Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Konfrensi Antikorupsi Internasional


Jakarta-RoL-- Indonesia akan menjadi tuan rumah konferensi Asosiasi Lembaga 
Antikorupsi Internasional (International Association of Anti-Corruption 
Authorities/IAACA) kedua yang akan diselenggarakan pada 21-24 November 2007 di 
Nusa Dua, Bali.

Wakil Jaksa Agung Mochtar Arifin di Jakarta, Senin, mengatakan konferensi itu 
akan menjadi ajang berbagi pengalaman pemberantasan korupsi dari masing-masing 
negara peserta.

"Ini untuk menguatkan usaha kolektif di tingkat lokal, regional, dan 
internasional dalam memerangi korupsi," katanya. Selain itu, fokus dari 
konferensi tersebut, menurut Mochtar, adalah pembahasan berbagai usaha 
pencegahan korupsi yang dilakukan oleh negara-negara peserta.

Konferensi yang bertajuk "2nd Annual Conference and General Meeting of The 
International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA)" itu akan 
dihadiri pejabat setingkat Jaksa Agung dari 137 negara.

Selain itu, konferensi yang mengusung tema "Effective Preventive Measures in 
the Fight Against Corruption" itu juga akan dihadiri delegasi dari 12 
organisasi internasional yang bergerak di bidang pemberantasan korupsi.

Konferensi itu merupakan perwujudan komitmen negara dan sejumlah organisasi 
antikorupsi yang juga menghadiri konferensi pertama di Beijing tahun lalu.

Mochtar menambahkan, konferensi itu juga bisa menjadi langkah awal dari 
perjanjian pemberantasan korupsi, termasuk ekstradisi, yang lebih rinci dengan 
negara-negara peserta.

"(Konferensi-red) Itu akan mempermudah," kata Mochtar Arifin yang juga menjadi 
Ketua pelaksanaan konferensi tersebut. antara/abi

Kirim email ke