Tidak bisa dipungkiri yang namanya negara butuh militer/tentara.. Tapi militer/tentara seperti apa yang dibutuhkan suatu negara? Bukan tentara yang berbisnis dan (maaf) elitnya 'gendut' (perut & pundi"nya) dan memiliki kekayaan milyaran, rumah, kendaraan mewah dan tanah/lahan yang luas.. sementara (mayoritas) prajuritnya harus hidup sederhana mengontrak rumah..
Tentara yang professional membela negara.. dengan keterbatasan yang ada.. Tentara yang benar" menghormati dan sama kedudukannya (dengan non-tentara) di bawah hukum - bukan di atas hukum.. Yang pasti militer/tentara yang (mau) menjadi alat negara bukan 'negara dalam negara'.. dan tidak tersentuh hukum - the untouchable(s).. Tanpa bermaksud mencari kambing hitam, kenapa Indonesia bangkrut seperti sekarang utamanya karena 'sumbangsih' tentara juga, toh? Pertamina punya hutang besar (tahun 70an) dan kita malah melihat Hotel Sultan (tadinya Hotel Hilton) berdiri megah.. :-( Freeport mengeruk emas dari Papua.. Newmont.. Arun (gas), Exxon.. :-( Siapa yang mengijinkan mereka semua itu? Kemana aja tuh para (mantan) Mentamben dan Presiden yang membuka pintu lebar" untuk pihak asing? ORBA punya andil besar telah membuat bangkrut Indonesia.. dan mereka sudah menyebar ke berbagai partai.. dengan wajah baru.. sementara banyak publik/rakyat kita yang belum paham.. dan memilih mereka.. Bahkan dalam salah satu headline Rakyat Merdeka, 9 Jenderal sudah bersiap (atau dipersiapkan) untuk menjadi Capres (atau Cawapres?).. Artinya apa? Presiden berikutnya hampir dapat dipastikan dari militer lagi.. tinggal tunggu saja 'sinetron' apalagi menjelang 2009 nanti.. dan reformasi makin menjadi mimpi saja.. :-( CMIIW.. Wassalam, Irwan.K On 8/30/07, Kancono W <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Indonesia, sebagai negara yang membentang luas berupa daratan dan lautan > > perlu orang yang berpengalaman lapangan dalam mengelola wilayah dan para > manusia dengan ras yang super heterogen. > > Karena manusia bangsa kita masih dianggap lebih banyak yang "amat sekali" > sukar diatur dibanding yang orang-orang yang di-istilahkan sebagai "kawulo > alit" > (rakyat yang terbelenggu keadaan i-pol-ek-sos-bud buruk..!!!). > > Sedangkan, rakyat yang "amat sekali" sukar diatur karena kebodohan > ditunggangi > (kepentingan luar negeri atau golongan tertentu) atau juga karena saking > pinternya > hingga merasa sok posesif dan sok kuasa, sok tau dan sok-sok-an lainnya. > > Jadi: masih perlu para punggawa dari para serdadu yang punya pengalaman > dalam organisasi yang paling "mbilaheni" di tanah air, untuk membuat orang > keder gemeter. > > kcn,- > ---------------------------- > > > mairi nandarson <[EMAIL PROTECTED] <m_nandarson%40yahoo.com>> wrote: > Kenapa ya Menteri Dalam Negeri selalu harus dari > tentara? Apakah ada kesepakatan? Atau itu adalah jatah > jabatan menteri untuk tentara? > > Coba lihat daftar nama-nama menteri dalam negeri sejak > Kabinet Ampera I Tahun 1966 > > - Mayor Jenderal Basuki Rachmat > (Kabinet Ampera I/25-07-1966-17-10-1967 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Basuki Rachmat > (Kabinet Ampera II/17-10-1967-06-06-1968 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Basuki Rachmat > (Kabinet Pembangunan I/06-06-1968-28-08-1973 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Amir Machmud > (Kabinet Pembangunan II/28-03-1973-29-03-1978 <javascript:void(0)>) > -Letnan Jenderal Amir Machmud > (Kabinet Pembangunan III/29-03-1978-19-03-1983 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Soepardjo Rustam > (Kabinet Pembangunan IV/19-03-1983-21-03-1988 <javascript:void(0)>) > - Jenderal Rudini > (Kabinet Pembangunan V/21-03-1988-17-03-1993 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Yogie Suardi Memet > (Kabinet Pembangunan VI/17-03-1993-17-03-1998 <javascript:void(0)>) > - Jenderal R. Hartono > (Kabinet Pembangunan VII/17-03-1998-21-05-1998 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Syarwan Hamid > (Kabinet Reformasi Pembangunan/23-05-1998-23-10-1999 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Suryadi Sudirja > (Kabinet Persatuan Nasional/23-10-1999-09-08-2001 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Hari Sabarno > (Kabinet Gotong Royong/09-08-2001-20-10-2004 <javascript:void(0)>) > - Letnan Jenderal Mohammad Ma'ruf > (Kabinet Indonesia Bersatu/20-10-2004-01-04-2007 <javascript:void(0)>) > - Mayor Jenderal Mardiyanto > (Kabinet Indonesia Bersatu(29-08-2007 <javascript:void(0)>-selesai) > > Sumber: > http://www.depdagri.go.id/ > http://id.wikipedia.org/ > > mairi nandarson > Handphone: 0778-7521945 <javascript:void(0)> (pleki) > http://nandarson.wordpress.com/ > http://teranyardotcom.wordpress.com/ >
