Majalah TEMPO, 28/XXXVI/03 - 9 September 2007
Walhi Dituding Teroris
Senator Australia Ian McDonald menuduh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia
(Walhi) beraliansi dengan organisasi teroris di Indonesia. Pernyataan resmi
ini dikemukakannya di depan parlemen Australia, 9 Agustus lalu. Tudingan yang
sama juga dikemukakan Presiden Direktur Newmont Minahasa Raya, Richard Ness.
Tudingan yang sempat dilansir harian The Straits Times Singapura ini
didasari kerja sama Walhi dengan koordinator MerC, dr Jose Rizal, yang tak
lain tim dokter Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Tudingan ini dibantah pihak
Walhi. Kami pernah bekerja sama dengan MerC sewaktu pendampingan warga Buyat.
Tapi jelas tak ada hubungannya antara Walhi dan organisasi MMI, kata Direktur
Eksekutif Nasional Walhi, Chalid Muhammad.
Ketua Dewan Nasional Walhi, Johnson Panjaitan, mengatakan bahwa semua
tuduhan yang disampaikan Senator Ian McDonald dan Presiden Newmont Minahasa
Raya itu sangat tendensius. Rasis, antidemokrasi, manipulatif, dan
antipluralisme, kata Johnson di kantor Walhi, Rabu pekan lalu.
Menurut Johnson, sebagai organisasi lingkungan hidup terbesar di Indonesia
yang memiliki 438 anggota, Walhi memegang teguh nilainilai pluralisme, prinsip
demokrasi, antikekerasan dan terorisme. Jadi, sangat menggelikan jika
mengaitkan Walhi dengan organisasi teroris, karena selama 27 tahun Walhi
berfokus pada masalah lingkungan, tutur Johnson.
---------------------------------
Need a vacation? Get great deals to amazing places on Yahoo! Travel.