Di Amerika Tidak Perlu Izin Untuk Bangun Tempat Ibadah !!

Indonesia memang merupakan satu dari yang sedikit yang masih menganut
kehidupan biadab dalam bernegara.  Tidak ada satupun negara bukan
Islam yang memiliki aturan dimana diperlukan izin untuk membangun
tempat beribadah.

HAM sudah jelas, bahwa apapun agamanya seseorang, banyak atau sedikit
tidak jadi masalah, mereka tetap dilindungi secara sama dan sederajat
tanpa perbedaan seperti halnya yang berlaku di Indonesia.

Celakanya ulama2 Islam di Indonesia juga menyebarkan kebencian2 dengan
cara2 menyebarkan berita2 bohong seperti diberitakannya bahwa
membangun mesjid di Amerika dipersulit etc, etc.  Padahal, tidak
pernah ada aturan apapun yang mempersulit bahkan tidak ada aturan
diperlukannya izin untuk membangun mesjid.  Hal ini bisa dipastikan,
bahwa di Amerika tidak ada Departement Agama, sehingga mana mungkin
diperlukan izin untuk membangun tempat ibadah.

Izin yang diperlukan hanyalah izin usaha dan izin bangunan seperti
halnya kalo mau membangun gedung bioskop, jadi tidak ada izin untuk
membangun tempat ibadah.

Lain halnya di Indonesia, selain adanya izin untuk membangun tempat
ibadah juga ada izin untuk usaha dan bangunan sehingga apabila izin
dari Departement Agama ditolak, maka izin usaha dan bangunannya juga
otomatis ditolak.  Izin usaha dan bangunan hanya bisa keluar apabila
ada persetujuan dari Departement Agama.

Perusakan gereja HKBP akan benar2 memukul ekonomi Indonesia, karena
suku batak adalah satu2nya suku bangsa Indonesia yang mendominasi
orang2 Indonesia diluar negeri.  Hubungan mereka terutama gereja
mereka dengan Jerman dan Amerika sangatlah spesifik yang tidak bisa
disamakan dengan gereja2 lainnya.

Sungguh biadab, gereja yang belum ada izinnya boleh dihancurkan
masarakat, begitulah ajaran Islam ???  Oleh karena itu janganlah tanya
kenapa investor cabut.

Kalo mesjid Islam Ahmadiah halal boleh dibakar dan dihancurkan karena
melindungi akidah, maka penghancurak gereja HKBP juga memiliki motive
yang sama.  Sudah seharusnya pemerintah segera bertindak menangkapi
semua pelaku2 yang bertanggung jawab karena hal ini pasti merugikan RI
sendiri.

Ny. Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke