Sudah sejak perang kemerdekaan, anak muda Malang punya idiolek (idiom 
dialek) yang disebut ba(ha)sa kelaban=bahasa balekan. Misalnya arek Malang 
menjadi kera Ngalam, dst. Bahasa sandi itu semula dibuat untuk menghindari 
supaya para mata-mata musuh Belanda tidak mengerti sandi komunikasi mereka.

Nah kenapa mereka menyebut "duit" menjadi "Ojir"? Rupanya asal mulanya dari 
kata dolar/duit juga, yaitu wajah apabila melihat duit, langsung berubah 
menjadi ijo (luluh imannya).  Wajah alias "rai" yang ijo, disingkat menjadi 
raijo, dibalik menjadi ojiar, disederhanakan menjadi ojir.

Istilah ojir ini menjadi abadi, lebih dari 50 tahun tetap bertahan di 
bahasanya kera Ngalam.

gono


Kolor Ijo, Mata Ijo, Uler Ijo
Posted by: "Umbu Rey" [EMAIL PROTECTED]
Sun Sep 9, 2007 5:59 pm (PST)
Hahahahah....!Kalau begitu pantas ya, orang Indonesia itu modelnya kayak 
ular ijo. Lidahnya mungkin juga pada becabang dua semua. Nggak pernah jujur. 
Satu ditambah satu dia bilang tiga. Kalau ditanya kenapa tiga? Dia bilang 
seharusnya memang begitu. Menurut bahasa dolar, Itu namanya "mark-up".
Akh, dasar ular ijo.


Kirim email ke